Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

SMA Negeri 8 Padang, Tuntun Siswa Kejar Beasiswa Luar Negeri

Zulkarnaini. • Selasa, 25 November 2025 | 12:00 WIB
GENERASI ISLAMI : SMAN 8 Padang ketika menggelar wisuda tahfiz yang dilaksanakan di lingkungan sekolah.
GENERASI ISLAMI : SMAN 8 Padang ketika menggelar wisuda tahfiz yang dilaksanakan di lingkungan sekolah.

PADEK.JAWAPOS.COM-Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan baralek gadang kembali digelar SMAN 8 Padang. Tahun ini, kegiatan yang dilaksanakan pada 17 November tersebut, berlangsung lebih semarak dan akbar.

Tentunya dengan skope yang lebih besar dan cabang yang lebih variatif dan dengan melibatkan lebih banyak siswa. Kegiatan ini diawali dengan Smandel Cup Cabang Voli yang melibatkan 39 tim bola voli sma/smk dari seluruh sumbar.

Di mana, hasilnya, di kategori putra SMKN 3 Sijunjung tampil sebagai juar pertama, disusul Sma Surya Bakti di posisi kedua diikuti Sman 5 Payakumbuh di tempat ketiga.

Lalu di kategori putri, gelar juara diboyong tim bola voli putri SMAN 4 Sumbar, diikuti SMAN 1 Basa 14 di peringkat kedua, disusul SMKN 3 Sijunjung di peringkat ketiga.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berlangsung meriah dan lebih besar. Ini merupakan upaya kami untuk memberikan wadah pengembangan kreativitas bagi siswa, sekaligus untuk menunjukan bahwa, walau kami sebagai sekolah pinggiran, namun kami tidak patah semangat dalam mengembangkan agar bisa lebih baik lagi,” ujar Kepala SMAN 8 Padang, Berry Devanda, Rabu (19/11).

Tak sampai di sana, SMAN 8 Padang juga menggelar lomba baris berbaris yang memperebutkan piala Damdim 0312/Kota Padang se-Sumbar diikuti seluruh tim dari ranah Minang, gelar juara diraih oleh Tim A MAN 1 Kota Padang, diikuti Tim B MAN 1 Kota Padang di peringkat kedua, disusul SMAN 3 Padang di posisi ketiga.

Lalu, juga mengadakan wisuda tahfiz yang diikuti sebanyak 69 orang. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 60 orang. Kemudian juga ada lomba mata pelajaran, lomba mobile legend, lomba cipta puisi dan cerpen tingkat SMA/SMK se-Sumbar.

Di mana, sebanyak 50 cerpen terbaik dan 100 puisi terbaik sudah dibukukan. Ada lebih dari 1.000 orang siswa yang hadir di SMAN 8 Padang untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Tujuan utama kegiatan ini untuk memberikan wadah untuk siswa, bukan hanya soal lomba akademik, namun juga lomba-lomba kepanduan, agar mereka memiliki wadah. Selama ini mereka mungkin sudah latihan di sekolah atau di ekstrakokurikuler mereka masing-masing. Dan SMAN 8 Padang menyiapkan wadahnya agar tersalurkan apa yang mereka lakukan selama periode waktu tertentu tersebut,” aku peraih beasiswa S2 Universitas Adelaide, Australia tersebut.

Lalu, lanjutnya, yang kedua, SMAN 8 tentunya ingin dikenal dan diikuti orang banyak. Dengan banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dengan sendirinya orang akan melirik SMAN 8 Padang dan mau mendaftar. Apalagi, pemenangnya juga tersebar di seluruh Sumbar.

Bidik Status Sekolah Rujukan Google

Dan dalam waktu dekat, SMAN 8 Padang juga akan mengikuti sesi wawancara untuk program sekolah rujukan google.

“Mudah-mudahan lancar, dan kita segera mengirimkan pendaftaran. Dan kita berharap minggu kini bisa diwawancara dan minggu ini juga hasilnya keluar,” pinta pria yang kini juga sedang mengambil studi S3 di UNP Padang tersebut.

Dia menyebut, jika nantinya terpilih, maka SMAN 8 Padang akan menjadi sekolah pertama di Sumbar yang dinobatkan sebagai sekolah rujukan google.

Ini diharapkan akan menjadi satu brand lagi bagi SMAN 8 Padang. Sehingga para orang tua makin percaya dan yakin untuk menyekolahkan anak mereka di sini.

Brand ini juga akan dipakai untuk mentransformasi dari yang sebelumnya hanya berstatuskan sekolah biasa menjadi sekolah digital.

Selain itu, yang paling diburu oleh siswa/siswi SMAN 8 Padang saat ini adalah program beasiswa S1 luar negeri.

Jadi, dengan penguatan teknologi yang disuguhkan kepada peserta didik, ini akan mampu memberikan penguatan kepada para palajar untuk menuntun keinginanannya untuk bisa bersekolah ke luar negeri.

“Jadi teknologi itu hanyalah alat yang dipakai SMAN 8 Padang untuk mencapai tujuan besar agar lulusan memiliki kesempatan untuk menempuh S1 di luar negeri,” katanya.

Selain ditopang dengan sistem pembelajaran berbasis teknologi, di mana bahan ajar tidak terbatas. Kemudian komunikasi juga tak terbatas. SMAN 8 Padang juga akan mem-back up siswanya dengan bahasa.

Bukti keseriusannya, pihaknya juga sudah mengundang orang-orang berkompeten dari luar sekolah untuk bisa meningkatkan kemampuan para siswa agar memiliki kecakapan, dalam berbahasa yang baik sebagai salah satu syarat penerimaan beasiswa luar negeri.

“Kita undang kemarin itu Dekan Fakultas Ilmu Budaya UNP yang kemarin sempat memberangkatkan orang ke luar negeri. Kemudian juga kita sediakan pemetaan nilai bahasa Inggris anak-anak secara gratis, yakni melalui simulasi ielts,” akunya.

Baca Juga: Hujan Lebat Lumpuhkan Hampir Semua IPA PDAM Padang, Distribusi Air Bersih Terhenti

Hasil pemetaan iels ini nantinya akan dijadikan sebagai langkah untuk membimbing para siswa. Agar siswa memiliki nilai ielts yang baik, pihak sekolah juga membuka kelas bahasa yang dilaksanakan setiap Sabtu khusus untuk siswa kelas XII.

Sedangkan untuk anak-anak kelas X dan XI juga sudah dipetakan kemampuan bahasa Inggrisnya. Di Januari nanti akan dimulai pembiasaan pra-ielts yang diselenggarakan sekali seminggu.

Agar para siswa kelas X, ketika naik ke kelas XI, nilai iels-nya atau nilai toefle nantinya bisa berada di angkat sekitar 5,5 dan ketika mereka naik ke kelas XII, nilai ielts nya bisa naik dari 5,5 ke 6.

Sehingga di semester terakhir kelas XII itu nantinya, pihak sekolah hanya tinggal memperhalus saja. Dan setiap Desember setiap tahunnya, kelas XII itu memiliki surat penerimaan di berbagai perguruan tinggi di luar negeri.

Baru nanti pada Maret-April mereka didampingi lagi untuk mendapatkan beasiswa.

“Kita sudah buatkan road map-nya. Dan kita memimpikan pada 2028 nanti, akan ada sekitar 20-30 persen anak kelas X ini nantinya yang akan mengambil S1 di luar negeri,” harapnya.(zul)

Editor : Novitri Selvia
#Berry Devanda #SMA Negeri 8 Padang #beasiswa luar negeri