PADEK.JAWAPOS.COM-Tak hanya berkosentrasi untuk memperbaiki kualitas peserta didiknya, guru dan tenaga kependidikan juga menjadi pusat perhatian bagi SMPN 26 Padang.
Berada di pinggiran Kota Padang yang berbatasan dengan kabupaten Padangpariaman, tepatnya Jl. Perwira, Kayu Kalek, Kelurahan Batipuhpanjang, Kecamatan Kototangah, Padang, SMPN 26 Padang terus menunjukan komitmennya di bidang pendidikan.
Seperti halnya keantusiasan guru dalam mengikuti program guru penggerak di sekolah ini yang memang tidak diragukan lagi.
Pasalnya, setiap ada rekrutmen Calon Guru Penggerak (CGP), selalu ada guru yang lolos dalam penyeleksian.
Guru penggerak sebagai calon Pemimpin Transformasi Pendidikan yang akan memberikan perubahan perbaikan pembelajaran kearah yang lebih baik.
Guru yang ada di SMPN 26 Padang, siap bergerak untuk kemajuan Pendidikan Nasional pada umumnya dan kemajuan SMPN 26 Padang pada khususnya.
Sudah pasti ini semua tidak terlepas dari dorongan semangat dan dukungan seluruh teman sejawat, unsur pimpinan terutama dari Kepala Sekolah, Firdaus, S.Pd.
Program Guru Penggerak untuk Kota Padang sudah ada beberapa Angkatan, yaitu, 1, 4, 7, 8, 9, 10, 11. Pada setiap angkatan selalu ada yang lulus dari SMPN 26 Padang.
Untuk angkatan 1 hanya ada satu orang guru penggerak, yaitu Marleni dengan mengampu mata Pelajaran Bahasa Inggris. Prestasi yang diperoleh sangat baik.
Pada angkatan 4, juga lahir satu orang guru penggerak yang mengajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, Ronalizar. Seteleh Pendidikan, juga mendapatkan nilai sangat baik.
Untuk Angkatan 7 juga ada perwakilan dari SMPN 26 Padang, yaitu Riswawati. Sebagai seorang wakil kurikulum yang sangat sibuk, beliau tetap bisa meluangkan waktunya dalam mengikuti PGP dengan baik tanpa ada kendala.
Semua tugas dapat terlaksana dengan baik sehingga lulus dengan nilai sangat baik.
Angkatan 8 juga ada satu orang yang lulus yaitu, Mardial Yusri. Untuk Angkatan 8 sekarang masih dalam proses belajar bersama instruktur, fasilitator, dan pengajar praktik.
Sejauh ini CGP belum menemukan kendala dalam pendidikannya baik dalam kegiatan di LMS ataupun pendampingan individu. Tugas tambahan sebagai wakil kepala sekolah tidak menghalangi langkahnya untuk menjadi maju melalui PGP.
Alhamdulillah pada Angkatan 9 juga ada guru SMPN 26 Padang yang lulus, Bofi Yarni. Angkatan 9 baru satu bulan ini berjalan dan akan menuju lokakarya 2.
Walaupun hanya satu orang tiap angkatannya tapi hal ini membawa kebahagian tersendiri bagi Firdaus selaku kepala sekolah.
Seleksi guru penggerak Angkatan 10 juga sedang dalam proses. SMPN 26 Padang juga ada yang lolos sampai tahap penilaian essay, Dinilawati.
Guru penggerak yang telah lulus sebelumnya saling bersinergi untuk membantu CGP Angkatan 10 ini supaya dapat lulus juga pada tahap tes praktek mengajar dan juga wawancara.
Selain bertaburan dengan lulusnya guru penggerak, SMPN 26 Padang juga memiliki satu orang pengajar praktik yaitu saya sendiri, Marleni yang telah mulai bertugas.
Dua orang lagi sedang mengikuti proses seleksi yaitu, Ronalizar dan Rismawati. Mereka berdua sangat berharap untuk lulus agar dapat menambah pengetahuan dalam memajukan dunia Pendidikan.
Pengajar praktik dan Guru penggerak yang ada di SMPN 26 Padang ini selalu berkolaborasi dengan membentuk WAG Guru Berbagi.
Di dalam group ini semuanya saling berbagi ilmu, bertukar pikiran, salin menginformasikan perkembangan sekolah sertta bersama-sama mencarikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi terkait dengan pembelajaran.
Tentu saja Kepala SMPN 26 Padang, Firdaus, sanggat bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh guru-gurunya.
Walaupun tidak berada ditengah-tengah kota namun guru-guru yang ada di SMPN 26 Padang telah dapat mengukir prestasi yang membawa harum nama sekolah.
Selaku kepala sekolah, Firdaus sangat berharap agar Guru Penggerak dan Calon Guru Penggerak yang ada di SMPN 26 Padang dapat mengaplikasikan ilmu yang telah dapatkan setekeh mengikuti Pendidikan.
Mampu menjadi penuntun, bisa menyemangati dan menjadi teladan bagi orang orang disekelilingnya terutama bagi peserta didik.
Razali selaku pengawas pembina juga merasa bangga atas prestasi yang telah diraih oleh guru-guru pada sekolah binaannya.
Sama halnya dengan kepala sekolah, pengawas Pembina SMPN 26 Padang juga mempunyai harapan besar kepada Guru Penggerak agar segera berbagi praktik baik yang telah dilakukan kepada guru-guru yang ada di sekolah.
Tunjukan dedikasi yang baik agar layak menyandang predikat seorang guru penggerak.(Marleni, S.Pd, GURU SMPN 26 PADANG)
Editor : Novitri Selvia