Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Merajut Kebersamaan dalam Suasana Malam Keakraban

Adriyanto Syafril • Kamis, 7 Mei 2026 | 06:30 WIB
Kegiatan Makrab SD Pius Payakumbuh diikuti seluruh siswa kelas VI majelis guru, karyawan dan orangtua murid beberapa waktu lalu. (TIM LAMAN GURU)
Kegiatan Makrab SD Pius Payakumbuh diikuti seluruh siswa kelas VI majelis guru, karyawan dan orangtua murid beberapa waktu lalu. (TIM LAMAN GURU)

Penulis : Veronika Teja Guru SD Pius Payakumbuh

Murid VI SD Pius Payakumbuh yang pada saat ini telah melalui berbagai macam kegiatan akademik, termasuk beragam ujian, diajak untuk relaks sejenak dalam kegiatan malam keakraban.

Selama 2 hari 1 malam, anak-anak bersama guru dan pembina (Kepala Sekolah dan profesional) diajak untuk mempererat pertemanan, kemandirian, dan kekompakan mereka. Tema makrab yang diangkat adalah “Dengan Semangat Persaudaraan dan Solidaritas Kita Bangun Motivasi Diri Menyongsong Masa Depan Gemilang”.

Sarat akan nilai-nilai sosial dan karakter, kegiatan makrab murid kelas VI SD Pius berjalan dalam suasana kekeluargaan yang menyenangkan.

Suasana gembira, haru, dan relaks membuat karakter teman dan guru dikenal lebih akrab dan hangat. Jeda dari rutinitas akademis yang padat melebur dalam keceriaan dan persaudaraan yang menyenangkan.

Di samping itu, murid-murid juga dilatih kemandirian dan tanggung jawab mengurus diri mereka sendiri; mulai dari persiapan perlengkapan tidur, perlengkapan ibadah, perlengkapan mandi, dan keperluan lainnya.

Di sekolah mereka mendesain sendiri ruang-ruang kelas menjadi tempat meletakkan barang, sekaligus tempat untuk tidur. Terlihat beberapa murid masih canggung dalam hal ini, guru dan pembina membantu mereka, sekaligus memberi arahan yang tepat.

Momen mengharukan terjadi ketika semua murid dipandu memasuki saat hening, memusatkan hati dan pikiran mereka pada kasih sayang dan cinta orang tua.

Isak tangis mulai terdengar baik dari murid, guru, dan orang tua. Mereka menyesal karena tidak mematuhi nasehat ayah ibu.

Sering membantah dan tidak segera menjawab ketika dipanggil. Hati tulus anak-anak dalam menyampaikan permohonan maaf mereka kepada orang tua masing-masing, membuat suasana haru.

Setelah itu, wajah-wajah yang tadinya penuh haru dan sesal, terlihat lega, pelukan erat diantara orang tua dan anak menjawab tanya. Renungan yang menyentuh ini dipandu oleh Suster Theodorine selaku Kepala Sekolah.

Membangun motivasi diri murid-murid disampaikan dalam bentuk sharing session. Kegiatan ini mampu membuat para peserta banyak bertanya dan mendapatkan arahan yang tepat dari Pastor Suhud, SX.

Sebagai seorang anak yang akan menapaki masa remaja, murid-murid juga mendapat bimbingan dari dokter Kevin dengan materi bertajuk “Saya siap menjadi remaja yang sehat dan bahagia”.

Acara api unggun yang ditunggu-tunggu, dihiasi bulan yang mengintip malu-malu. Semua bergembira menyampaikan bakatnya. Ada nyanyian, tarian, monolog, paduan suara diiringi gitar oleh anak-anak. Guru dan orang tua juga larut dalam suasana malam yang hangat ini.

Di halaman SD Pius dihiasi api unggun dan cuaca malam yang cerah, ungkapan kebahagiaan dalam persaudaraan itu kian terasa. “Menakjubkan,” kata beberapa murid yang diminta kesannya.

Kegiatan ibadah bagi murid-murid dan guru-guru yang Muslim langsung bersama-sama ke Mesjid Muhammadiyah, dekat lokasi sekolah.

Bagi murid-murid dan guru yang beragama Katolik mengikuti ibadat di gereja, dan yang beragama Kristen menjalani bina iman bersama guru agama masing-masing. Nilai toleransi dan saling menghargai terwujud nyata di sini.

Beragam permainan bersama tim menunjukkan dan menguji kekompakan anak-anak. Penyegaran dan kegiatan outbound ke Kapalo Banda menjadi akhir dari kegiatan makrab.

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa berkat kerja sama dan semangat solidaritas, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

“Saya berterima kasih dan bangga menjadi murid di SD Pius, karena dengan adanya makrab ini saya mampu bersosialisasi dan menjadi bahagia bersama guru dan teman-teman," ungkap seorang murid yang dimintai kesannya dalam kegiatan makrab ini. (*)

Editor : Adriyanto Syafril
#makrab SD Pius Payakumbuh #siswa kelas VI #kegiatan sekolah #solidaritas siswa #pendidikan karakter