Penulis : Sri Susanti Mirza, S.Pd - Guru SDN 31 Payakumbuh
Tugu Adiwiyata berdiri kokoh di lingkungan SD Negeri 31 Payakumbuh bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol perjalanan panjang sekolah dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan.
Tugu ini menjadi saksi nyata atas kerja keras, komitmen, serta kebersamaan seluruh warga sekolah mewujudkan sekolah bersih, hijau, dan berbudaya lingkungan.
Pembangunan Tugu Adiwiyata ini dibuat pada masa kepemimpinan Hj. Murtina, S.Pd.,
yang telah memberikan fondasi kuat dalam pengembangan program lingkungan di sekolah. Berbagai inovasi dan pembiasaan positif mulai diterapkan secara konsisten pada masa beliau.
Hingga memasuki masa purna tugas pada tahun 2020, beliau meninggalkan warisan berharga berupa budaya peduli lingkungan, yang salah satunya diwujudkan melalui keberadaan Tugu Adiwiyata sebagai simbol awal perjalanan prestasi.
Awal mula berdirinya tugu ini berkaitan erat dengan keberhasilan SD Negeri 31 Payakumbuh meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Kota Payakumbuh.
Capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam mendorong seluruh warga sekolah terus bergerak maju mengembangkan program lingkungan berkelanjutan.
Tugu Adiwiyata memiliki makna mendalam. Selain sebagai simbol penghargaan, tugu ini juga menjadi ikon kebanggaan sekolah yang mencerminkan identitas sebagai sekolah berbudaya lingkungan.
Letaknya yang strategis menjadikan tugu ini mudah terlihat oleh siswa, guru, maupun tamu yang berkunjung, sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya senantiasa diingat dan dijaga.
Seiring berjalannya waktu, berbagai program lingkungan terus diperkuat. Sekolah aktif melaksanakan kegiatan pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle), penghijauan, serta pembiasaan hidup bersih dan sehat.
Seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, siswa, hingga dukungan orang tua, terlibat aktif menjaga dan merawat lingkungan.
Perjalanan ini terus berlanjut hingga masa kepemimpinan Kepala Sekolah Irma Ilona, S.Pd. Dengan melanjutkan dan memperkuat program yang telah dirintis sebelumnya, serta menghadirkan berbagai inovasi baru, SD Negeri 31 Payakumbuh akhirnya berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Nasional pada tahun 2023.
Prestasi ini menjadi puncak dari kerja keras dan konsistensi seluruh warga sekolah dalam menjaga budaya lingkungan.
Keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa kesinambungan program dan kepemimpinan visioner mampu membawa sekolah menuju prestasi yang lebih tinggi. Tugu Adiwiyata yang telah dibangun sebelumnya kini menjadi saksi perjalanan dari tingkat kota hingga ke tingkat nasional.
Setelah berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Nasional, SD Negeri 31 Payakumbuh tidak berhenti berinovasi. Semangat peduli dan berbudaya lingkungan terus ditingkatkan sebagai bagian dari komitmen seluruh warga sekolah.
Di bawah kepemimpinan kepala sekolah, berbagai program berkelanjutan kembali diperkuat untuk melangkah ke tingkat tertinggi, yaitu Adiwiyata Mandiri.
Perjalanan menuju Adiwiyata Mandiri bukanlah hal yang mudah. Sekolah dituntut tidak hanya menjaga konsistensi program lingkungan, tetapi juga mampu menjadi inspirasi dan pembina bagi sekolah lain.
SD Negeri 31 Payakumbuh pun mulai aktif melakukan pembinaan, berbagi praktik, serta menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah yang ada di Gugus 2 Kecamatan Payakumbuh Timur, di mana SD Negeri 31 Payakumbuh merupakan SD inti di gugus tersebut.
SD yang menjadi binaan pun mendukung dan termotivasi mengikuti jejak yang telah ditoreh SD Negeri 31 Payakumbuh. Mereka mulai berbenah dan bertekad meraih penghargaan Adiwiyata tersebut.
Kini Tugu Adiwiyata tidak hanya menjadi simbol masa lalu, tetapi juga menjadi sumber inspirasi untuk terus melangkah maju. Tugu tersebut mengingatkan bahwa setiap usaha kecil yang dilakukan secara konsisten akan menghasilkan prestasi besar di masa depan.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, SD Negeri 31 Payakumbuh berkomitmen mempertahankan dan meningkatkan budaya peduli lingkungan.
Diharapkan nilai-nilai ini tidak hanya tumbuh di lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari seluruh warga sekolah.
Adiwiyata bukan sekadar penghargaan, tetapi komitmen bersama untuk menjaga bumi melalui langkah kecil yang dilakukan setiap hari. “Salam Adiwiyata! Langkah kecil hari ini, untuk bumi yang lebih baik esok hari.” (*)
Editor : Adriyanto Syafril