MTsN 1 Kota Padang menggelar milad yang dilaksanakan di Lapangan OPEL Lubuk Buaya, Padang pada Sabtu (13/6). Rangkaian kegiatan yang bertabur ratusan doorprise tersebut, dihadiri ribuan siswa, orang tua siswa, masyarakat sekitar dan sejumlah jajaran kepala madrasah se-Kota Padang.
Rangkaian peringatan usia madrasah yang telah berdiri sejak 1978 tersebut, di awali senam masal yang diikuti ribuan peserta, unjuk kebolehan siswa, penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi, penyaluran bantuan kemanusiaan, pengembalian siswa yang telah lulus ke orang tua mereka hingga pembagian doorprise.
Kabid Penmad Kemenag Sumbar, Tan Gusli pada kesempatan itu mengajak seluruh jajaran MTsN 1 Kota Padang untuk menjadikan milad tersebut sebagai momentum untuk melakukan refleksi dan selalu berinovasi ke depannya.
Dia juga tidak menampik jika, sejauh ini, MTsN yang bermarkas di Lubuk Buaya Padang tersebut, sudah menunjukan eksistensinya. Bahkan kalau dulunya madrasah tersebut hanya menjadi alternatif, sekarang justru menjadi pilihan.
“Teruslah pertahankan prestasi, baik akademik maupun non akademik. Kita berada di era informasi digital, di mana teknologi berkembang begitu cepat. Pertahankan mutu, inovatif, pertahankan kinerja dan jangan cepat berpuas diri dengan prestasi yang diperoleh,” katanya saat membuka kegiatan tersebut, Sabtu (13/6).
Disebutkan, keunggulan di madrasah saat ini adalah dari segi penanaman karakter di bandingkan wadah pendidikan lainnya. Untuk itu, di tengah krisis global, dia meminta agar jajaran MTsN 1 Kota Padang bisa membentengi generasi muda dengan benteng yang kokoh. Serta terus memperkuat sinergi dan kolaborasi. Sebab tanpa ini semua, apapun kegiatan yang dilaksanakan tidak akan berhasil. Dan terakhir juga, ikhlas beramal.
Kakan Kemenag Padang, Yasril mengaku, mendukung penuh inovasi-inovasi yang telah dilakukan MTsN 1 Kota Padang. Buktinya, tak sedikit prestasi yang telah dilahirkan madrasah tersebut. Untuk itu, dia juga mendukung agar Kanwil Kemenag Sumbar bisa ikut mendorong penambahan sarana belajar di madrasah tersebut. Mengingat tingginya minat masyarakat yang ingin memasukan anak mereka di MTsN 1 Kota Padang.
“Kita tentunya mohon dukungan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Kanwil Kemenag Sumbar untuk madrasah kita yang ada di Kota Padang. Agar mampu menampung lebih banyak anak masyarakat kita yang ingin memasukan anaknya ke madrasah,” pintanya.
Dikatakan, PHTC sendirinya merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk mempercepat perataan fasilitas dan renovasi ribuan madrasah di seluruh Indonesia. Program yang bersinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum ini berfokus menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif.
Kepala MTsN 1 Kota Padang, Isrizal menyebut, saat ini jumlah siswa MTsN 1 Kota Padang mencapai 1.034 orang dengan total 33 rombongan belajar (rombel). Dan tahun ini, lebih dari 1.000 siswa baru yang mendaftar, namun yang diterima hanya sebanyak 352 orang.
“Alhamdulillah, mantan Wako Padang, pak Fauzi Bahar juga sudah mewakafkan tanahnya seluas 7.000 Ha kepada. Dan tanah ini juga sudah kami tinjau ke lapangan. Kami tentunya berharap dukungan dari Kanwil Kemenag Sumbar agar kami bisa memanfaatkan tanah ini untuk pengembangan madrasah kami,” harapnya.
Ketua Pelaksana, Idra Putri menyebut, kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan milad yang juga telah didahulukan dengan pelaksanaan Open Turnamen Tingkat SMP/Mts se-Sumbar, aksi sosial hingga senam masal.
“Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan Milad yang telah kami isi dengan berbagai kegiatan olahraga dan sosial. Dan bersamaan dengan kegiatan ini, juga dilakukan pengembalian sebanyak 333 siswa yang telah dinyatakan lulus dalam pembelajaran di MTsN 1 Kota Padang kepada orang tua mereka,” katanya.(tim laman guru)
Editor : Adriyanto Syafril