Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tenun Kubang Dilirik Kemenkop UKM

Novitri Selvia • Rabu, 27 Januari 2021 | 09:18 WIB
ilustrasi tenun kubang. (net)
ilustrasi tenun kubang. (net)
Potensi tenun kubang yang dihasilkan perajin tenun dari Nagari Kubang, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota, terus dilirik Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM). Buktinya, saat Kemenkop UKM menggelar kompetisi foto daring kebaya dan kain tradisional Indonesia, tenun kubang yang dipakai oleh Ketua Bhayangkari Polres Limapuluh Kota, Maya Trisno Eko dalam lomba tersebut, terpilih sebagai pemenang favorit.

Bahkan, Maya Trisno Eko yang mewakili Bhayangkari se-Indonesia mendapatkan piagam penghargaan dari Kemenkop UKM dan Pemkab Limapuluh Kota. Piagam penghargaan itu diserahkan oleh Bupati Limapuluh Kota Arbi bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Limapuluh Kota, Monalisa Irfendi di rumah jabatan bupati, Senin (25/1).

Dalam kesempatan itu, Irfendi Arbi mengapresiasi dan berterima kasih kepada Ketua Bhayangkari Polres Limapuluh Kota yang telah mempromosikan produk UMKM Limapuluh Kota, khususnya tenun kubang di pentas nasional. Bahkan, mendapatkan penghargaan dari Kemenkop UKM.

”Saya mengapresiasi Ibu Maya Trisno Eko atas prestasinya menjadi juara favorit cerita wastra kompetisi foto daring kebaya dan kain tradisional Indonesia dengan menggunakan kain tenun Kubang. Saya juga mengucapkan terima kasih karena beliau telah mempromosikan tenun kubang yang merupakan kekayaan budaya kita,” kata Irfendi.

Dia berharap, prestasi membanggakan yang diraih Maya Trisno Eko menjadi momentum bagi Limapuluh Kota untuk terus melestarikan dan membangkitkan usaha kerajinan tenun di daerah ini. Menurutnya, dukungan terhadap tenun kubang akan berdampak positif terhadap penguatan ekonomi masyarakat.

Lebih jauh Irfendi mengajak masyarakat agar ikut mendukung keberadaan tenun kubang dengan menggunakan hasil kerajinan industri kain tradisional tersebut dalam berbagai iven termasuk menjadi pakaian dinas bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota setiap seminggu sekali. ”Mari kita viralkan memakai kain tenun kubang dan songket halaban. Ini adalah warisan nenek moyang yang harus kita lestarikan,” tutur Irfendi sembari mengajak berbagai pihak di daerah ini untuk peduli dan bangga memakai hasil kerajinan tenun tradisional ini.

Sebelumnya, Maya Trisno Eko mengaku pada awalnya memutuskan menjadi peserta kompetisi hanya sebatas ikut berpartisipasi karena ia tertarik dengan kain tradisional. Ia tidak menyangka akan keluar sebagai pemenang favorit dalam lomba tersebut. ”Saya maju sebagai perwakilan Bhayangkari se-Indonesia dengan memakai pakaian dari tenun kubang koleksi pribadi saya. Saya sama sekali tidak menyangka menjadi pemenang favorit. Alhamdulillah, ternyata saya bisa mendapatkan dukungan 22.816 likes dan 427 comments,” ungkap Maya sembari berharap prestasi itu mampu mengangkat tenun kubang ke depannya. (frv) Editor : Novitri Selvia
#kemenkop ukm #tenun kubang #potensi