Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Politani-Semen Padang Bibitkan Kaliandra Merah

Novitri Selvia • Senin, 29 April 2024 | 12:32 WIB

POTENSI: Peninjauan Instalasi Pembibitan Kaliandra Merah beberapa waktu lalu. Pengembangan tanaman ini digagas Politani Payakumbuh sejak Desember 2022 dan Februari 2023 lalu.( POLITANI UNTUK PADEK)
POTENSI: Peninjauan Instalasi Pembibitan Kaliandra Merah beberapa waktu lalu. Pengembangan tanaman ini digagas Politani Payakumbuh sejak Desember 2022 dan Februari 2023 lalu.( POLITANI UNTUK PADEK)
Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Payakumbuh dan PT. Semen Padang, membangun Instalasi Pembibitan Kaliandra Merah. Ini dilakukan untuk pengembangan potensi kayu kaliandra merah sebagai sumber bahan bakar biomassa pembangkit listrik, menggantikan batu bara yang makin sulit didapat dan makin melangit harganya.

Tidak tanggung-tanggung, Politani Payakumbuh dan PT. Semen Padang, langsung membangun Instalasi Pembibitan Kaliandra Merah, sebanyak tiga unit sekaligus. Masing-masing Unit K.1 yang berlokasi di Lahan Praktik kampus Politani Payakumbuh, tepatnya di kawasan Tanjungpati, Kototuo, Harau, Limapuluh Kota.

Kemudian Unit K.2 dan K.3 yang dibangun di Kampus II Politani Payakumbuh, tepatnya di Nagari Sitanang, Lareh Sago. Halaban, Limapuluh Kota . Khusus Unit K.1 Instalasi Pembibitan Kaliandra Merah yang dibangun itu, diresmikan langsung oleh Direktur Utama PT Semen Padang Indrieffouny Indra bersama Direktur Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PNNP) Ir. John Nefri, M.Si, Selasa siang (22/4). Peresmian ini merupakan rangkaian dari kerjasama pengembangan kaliandra yang sudah digagas Politani Payakumbuh sejak Desember 2022 dan Februari 2023 lalu.

Ketua Program Pengembangan Kaliandra Merah Politani Payakumbuh Auzia Asman, S.P., M.P, menjelaskan, tiga unit Instalasi Pembibitan Kaliandra Merah yang dibangun Semen Padang dan Politani Payakumbuh, memiliki kapasitas 330.000 batang bibit.

Instalasi pembibitan Unit K.1 dan K.2 dibangun melalui bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Semen Padang, sedangkan Unit K.3 dibangun melalui program Direktorat Pendidikan Vokasi (DIKSI) dalam bentuk kegiatan Matching Fund Vokasi (MFV) 2023 dalam flatfom Kedai reka.

Auzia Asman menyebutkan, PT. Semen Padang sebagai salah satu industri pengguna batu bara terbesar di Sumbar, berkomitmen dan tengah bergerak secara masif melakukan konversi energi, dari menggunakan bahan bakar fosil (batu bara) ke sumber bahan bakar energi baru terbarukan (EBT). Sumber EBT tersebut adalah dari biomassa Kaliandra Merah.

Dalam pengembangan EBT Kaliandra Merah, PT. Semen Padang menggandeng Politani Payakumbuh sebagai produsen bibit dan pengembang Kaliandra Merah, dengan berbagai kegiatan riset terapan (applied research) dan pembedayaan masyarakat (community empowerment). Dalam kerjasama tersebut, masyarakat dilibatkan sebagai afiliasi produksi bibit dan budidaya Kaliandra Merah penghasil kayu bakar EBT.

Saat peresmian, Direktur Politani Payakumbuh Ir. John Nefri menyatakan bahwa Politani Payakumbuh sebagai Perguruan Tinggi Vokasi bidang Pertanian, sangat mendukung program pengembangan Kaliandra Merah sebagai sumber bahan bakar biomassa (biofuel) bagi dunia industri.

“Politani sudah menyediakan lokasi pembibitan di lahan kampus Politani Tanjung Pati dan Kampus II Kenagarian Sitanang, Kecamatan Lareh Sago Halaban” ujar John Nefri.

Direktur Politani Periode 2022 – 2026 ini menyebut, penggunaan Kaliandra sebagai salah satu sumber bahan bakar energi baru terbarukan (EBT), juga sejalan dengan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang selalu aktif dalam upaya mengurangi dampak perubahan iklim. (frv)

Editor : Novitri Selvia
#semen padang #Politani Payakumbuh #kaliandra merah