Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Infrastruktur Wisata dan Sektor Pertanian jadi Sorotan, Bupati Serap Aspirasi Niniak Mamak dan Bundo Kanduang

Syamsu Ridwan • Senin, 16 Juni 2025 | 15:00 WIB

SERAP ASPIRASI: Bupati Limapuluh Kota, H. Safni berdialog dengan niniak mamak dan bundo kanduang Nagari Taeh Bukik di Masjid Baitul Hidayah, Sabtu (14/6).(PEMKAB LIMAPULUH KOTA UNTUK PADEK)
SERAP ASPIRASI: Bupati Limapuluh Kota, H. Safni berdialog dengan niniak mamak dan bundo kanduang Nagari Taeh Bukik di Masjid Baitul Hidayah, Sabtu (14/6).(PEMKAB LIMAPULUH KOTA UNTUK PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Bupati Limapuluh Kota, H. Safni, menggelar pertemuan silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat adat Nagari Taeh Bukik, Sabtu (14/6).

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baitul Hidayah, Jorong Bukik Tapuang, ini dihadiri oleh para niniak mamak dan bundo kanduang setempat.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis mencuat, mulai dari pengembangan pariwisata hingga tantangan pembangunan berbasis sektor pertanian dan peternakan yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Taeh Bukik, Arwin Dt Sati Gindo Malano, menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan Bupati Safni agar membawa perubahan nyata bagi kemajuan Kabupaten Limapuluh Kota, terutama di Nagari Taeh Bukik.

Salah satu aspirasi utama datang dari Wali Nagari Taeh Bukik, Hardimus Dt Pangulu Bosa, yang menyoroti potensi wisata paralayang di wilayahnya.

Ia meminta perhatian serius dari pemerintah daerah terkait peningkatan infrastruktur menuju lokasi wisata tersebut.

“Kami berharap akses jalan dan sarana penunjang ke lokasi wisata paralayang bisa segera diperbaiki. Ini akan berdampak besar terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Hardimus.

Menanggapi hal itu, Bupati H. Safni mengakui bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan dalam pemerataan pembangunan.

Meski demikian, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap fokus pada sektor strategis dan kebutuhan mendesak masyarakat.

“Efisiensi anggaran tentu menjadi tantangan. Tapi kami terus berupaya agar pembangunan tetap berjalan, terutama pada sektor yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat seperti pertanian dan peternakan,” kata Bupati Safni.

Sebagaimana diketahui, mayoritas masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan peternakan.

Untuk itu, Pemkab tengah melakukan pembinaan berkelanjutan guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian serta peternakan.

Pertemuan ini menjadi momen penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat, khususnya dalam mendorong pembangunan yang berlandaskan kearifan lokal. (rid)

Editor : Novitri Selvia
#Arwin Dt Sati Gindo Malano #KAN Taeh Bukik #Safni