Kepala Jorong Tepi, Ramli, mengatakan kondisi sinkhole belum mengalami perubahan signifikan sejak pertama kali terpantau.
“Perkembangannya masih seperti hari-hari sebelumnya. Tidak ada penambahan runtuhan maupun perubahan ukuran lubang,” ujar Ramli, Selasa (6/1/2026).
Meski tidak ada perubahan fisik, Ramli menyebut kondisi air di dalam sinkhole mengalami perubahan dan kini terlihat semakin bening.
“Airnya sekarang makin bening. Yang sebelumnya keruh dan sempat meluap,” katanya.
Ramli menjelaskan, tim dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Barat telah turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.
“Pihak ESDM Sumbar melakukan pemeriksaan lubang dan mata air yang berada di bawah lokasi,” jelasnya.
Dalam pemeriksaan tersebut, tim ESDM melakukan pengukuran tingkat keasaman atau pH air di dalam sinkhole dan mata air di sekitarnya.
“Hasil pengukuran pH air hampir sama, sehingga ada indikasi jalurnya terhubung. Namun air di dalam lubang masih terlihat keruh dan diduga masih berpotensi terjadi runtuhan,” ungkap Ramli.
Sejak sinkhole ditemukan, pemerintah nagari bersama unsur terkait melakukan penjagaan dengan mengaktifkan petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) siang dan malam.
Pengamanan juga melibatkan TNI dari Kodim serta kepolisian untuk membatasi akses warga ke lokasi.
“Masyarakat kami batasi untuk melihat dari jarak aman saja. Tidak diperbolehkan mendekat ke lokasi lubang,” tutup Ramli.(rid)
Editor : Hendra Efison