Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Rafflesia Arnoldii Mekar di Limapuluh Kota, Ditemukan di Tepi Sungai Subaladuang

Syamsu Ridwan • Rabu, 11 Februari 2026 | 14:43 WIB

Warga Jorong Subaladuang, Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, dihebohkan dengan penemuan bunga langka jenis Rafflesia arnoldii di tepi sungai setempat.
Warga Jorong Subaladuang, Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, dihebohkan dengan penemuan bunga langka jenis Rafflesia arnoldii di tepi sungai setempat.
PADEK.JAWAPOS.COM—Warga Jorong Subaladuang, Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, dihebohkan dengan penemuan bunga langka jenis Rafflesia arnoldii di tepi sungai setempat.

Bunga berdiameter sekitar 50 sentimeter tersebut ditemukan sekitar empat hari lalu oleh seorang warga yang tengah mencari cendawan (jamur) di kawasan tersebut.

Kepala Jorong Subaladuang, Suryadi, mengatakan bunga tersebut pertama kali ditemukan secara tidak sengaja saat warga menyusuri pinggiran sungai yang lokasinya cukup jauh dari permukiman.

“Awalnya ditemukan warga yang hendak mencari cendawan. Saat itulah ia melihat bunga bangkai jenis Rafflesia arnoldii di pinggir sungai,” ujar Suryadi.

Setelah menemukan bunga langka itu, warga sempat merekam video dan mengunggahnya ke media sosial. Keesokan harinya, penemuan tersebut dilaporkan kepada pemerintah jorong.

“Setelah dilaporkan, kami langsung turun ke lokasi untuk melihat secara langsung. Posisinya tepat di dinding sungai dan tempatnya cukup tersembunyi serta jauh dari jangkauan,” jelasnya.

Menurut Suryadi, bunga Rafflesia arnoldii tersebut memiliki diameter sekitar 50 sentimeter. Namun saat ini kondisinya mulai layu dan menghitam.

“Sekarang bunganya sudah mulai layu. Kemungkinan sudah beberapa hari mekar sebelum ditemukan,” katanya.

Ia menambahkan, penemuan Rafflesia arnoldii di wilayah itu bukan kali pertama terjadi. Menurutnya, bunga serupa pernah ditemukan di kawasan tersebut puluhan tahun lalu.

“Dulu juga pernah ditemukan bunga yang sama, tapi itu waktu saya masih kecil,” kenangnya.

Dengan ditemukannya kembali bunga langka tersebut, masyarakat diimbau untuk menjaga kelestarian habitat alaminya. Lokasi tumbuhnya berada di kawasan yang masih alami dan tersembunyi di tepian sungai, sehingga diperlukan kesadaran bersama agar tidak terjadi kerusakan lingkungan.

Penemuan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa wilayah Limapuluh Kota masih memiliki kekayaan hayati yang perlu dilindungi dan dijaga keberlanjutannya. (rid)

Editor : Adetio Purtama
#rafflesia arnoldii #limapuluh kota #Subaladuang