PADEK.JAWAPOS.COM - Kabupaten Limapuluh Kota mendapat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Perumahan (PKP) tahun 2026.
Sedikitnya 210 unit berhasil didapatkan melalui koordinasi intensif yang dilakukan Bupati Limapuluh Kota Safni.
Bupati Safni menegaskan perjuangan ini bukan sekadar angka, melainkan harapan baru bagi ratusan kepala keluarga di Limapuluh Kota.
Ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus menjawab kebutuhan mendesak terhadap perbaikan rumah tidak layak huni di berbagai nagari.
“Ini bukan hanya soal 210 unit rumah, tapi tentang bagaimana negara hadir untuk memastikan masyarakat kita tinggal di rumah yang layak, aman, dan bermartabat. Kita tidak akan berhenti di sini, perjuangan akan terus kita lanjutkan, di tahap ketiga tahun 2026 ini masih ada 1090 rumah tidak layak huni di Kabupaten Lima Puluh Kota. Permohonan telah kami sampaikan melalui Kepala Biro Hukum Kementerian PKP, Yenita Sari,” tegas Bupati saat di Kementerian PKP, Jumat, (10/4).
Bupati juga menyampaikan proses mendapatkan alokasi BSPS tersebut tidaklah mudah. Dibutuhkan komunikasi yang intens, argumentasi berbasis data, serta komitmen kuat dalam meyakinkan pemerintah pusat bahwa Limapuluh Kota layak menjadi prioritas.
Kepala Biro Hukum Kementerian PKP, Yenita Sari menyambut baik permohonan yang disampaikan Bupati Limapuluh Kota.
“Kehadiran langsung Bupati Safni menandakan keseriusan Pemkab Limapuluh Kota dalam memperjuangan kebutuhan masyarakat. Kami akan mengawal permohonan ini kepada Pak Menteri, Maruarar Sirait,” ucapnya.
Program BSPS sendiri merupakan salah satu program strategis pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan kualitas rumah masyarakat melalui skema bantuan stimulan yang mendorong swadaya dan gotong royong warga.
Dengan adanya tambahan 210 unit BSPS di tahun 2026, diharapkan semakin banyak masyarakat Limapuluh Kota yang dapat merasakan langsung dampak pembangunan, khususnya dalam peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.
Bupati Safni memastikan akan mengawal pelaksanaan program ini secara transparan dan tepat sasaran, agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Ke depan, Pemkab Limapuluh Kota akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat demi menghadirkan lebih banyak program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (fdl)
Editor : Adriyanto Syafril