PADEK.JAWAPOS.COM - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Limapuluh Kota memastikan ketersediaan sapi kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Limapuluh Kota, Devi Kusmira mengatakan, kebutuhan sapi kurban pada tahun 2025 lalu berkisar sebanyak 4.500 ekor. Sementara tahun ini, stok yang tersedia bahkan melebihi target kebutuhan.
“Alhamdulillah, saat ini ketersediaan sapi kurban di pedagang-pedagang kita memenuhi, bahkan lebih dari yang kita targetkan,” ujarnya.
Meski stok hewan kurban mencukupi, para pedagang disebut mengeluhkan menurunnya daya beli masyarakat. Kondisi ekonomi yang belum stabil diduga menjadi salah satu penyebab berkurangnya pembelian hewan qurban tahun ini.
“Mungkin sedikit permasalahan saat ini kurang banyaknya pembelian yang dikeluhkan pedagang kita, sehingga ada pengaruh dari kondisi ekonomi yang saat ini sedang tidak baik-baik saja,” katanya.
Untuk menjamin kesehatan hewan kurban, Disnak Keswan Limapuluh Kota juga telah menerjunkan petugas ke seluruh unit layanan melalui surat tugas resmi dari kepala dinas. Pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan antemortem atau pemeriksaan kesehatan hewan sebelum pemotongan.
“Pemeriksaan antemortem telah dilaksanakan sejak beberapa hari lalu hingga hari H pemotongan hewan kurban,” jelas Devi.
Selain pemeriksaan sebelum pemotongan, petugas juga akan melakukan pemeriksaan postmortem atau pemeriksaan daging setelah penyembelihan hewan kurban. Pemeriksaan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai hari H Idul Adha hingga tiga hari tasyrik.
Terkait Penyakit Mulut dan Kuku, Devi memastikan hingga saat ini pihaknya tidak menemukan kasus PMK pada hewan kurban milik pedagang.
Namun demikian, kasus PMK masih ditemukan pada ternak milik masyarakat. Pihak dinas telah melakukan langkah pengendalian dan penanggulangan guna mencegah penyebaran penyakit ke daerah lain.
“Untuk hewan kurban di toke-toke tidak ada kita temukan PMK, tetapi di masyarakat masih ada yang ditemukan dan telah kami lakukan pengendalian serta penanggulangan,” tutupnya. (rid)
Editor : Adriyanto Syafril