PADEK.JAWAPOS.COM - Dua peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (7/6). Kebakaran pertama menghanguskan dua unit rumah di Jorong Sialang, Nagari Sialang, Kecamatan Kapur IX. Sementara itu, insiden lainnya mengakibatkan dapur rumah seorang warga di Kecamatan Harau ludes terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Limapuluh Kota, Fiddria Fala, mengatakan kebakaran di Jorong Sialang dilaporkan masyarakat pada pukul 08.31. Satu unit armada dari Posko Damkar Kapur IX langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 08.32.
“Setelah menerima laporan, petugas segera menuju lokasi dan tiba pada pukul 08.40. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga pukul 09.40 ,” ujar Fiddria, Senin (8/6).
Ia menjelaskan, lokasi kejadian berjarak sekitar 14 kilometer dari Posko Damkar Kapur IX. Sebanyak lima personel diterjunkan untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke permukiman warga di sekitar lokasi.
Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Limapuluh Kota, dua rumah yang terbakar merupakan milik Endang Susanti, 44, seorang aparatur sipil negara (ASN), dan Doti Erawati, 49, ibu rumah tangga. Keduanya merupakan warga Sialang Atas, Nagari Sialang, Kecamatan Kapur IX.
Menurut hasil pendataan sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang menimbulkan percikan api sebelum akhirnya membesar dan menghanguskan kedua bangunan rumah tersebut.
Meski menyebabkan kerusakan berat, tidak ada korban jiwa maupun krban luka dalam kejadian itu. Hingga kini, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.
Fiddria mengapresiasi respons cepat masyarakat yang segera melaporkan kejadian kepada petugas pemadam kebakaran.
“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dan tidak sampai meluas ke rumah-rumah lain di kawasan yang cukup padat penduduk tersebut. Wilayah permukiman di sekitar lokasi berhasil diselamatkan,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah guna mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting.
Dapur Rumah Warga di Harau Hangus Terbakar
Pada hari yang sama, kebakaran juga terjadi di Jorong Lubuak Limpato, Nagari Tarantang, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. Insiden tersebut menghanguskan dapur rumah milik Fatimah Juni, 62, seorang ibu rumah tangga yang tinggal seorang diri.
Fiddria mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 08.33. Lima menit kemudian, armada pemadam langsung diberangkatkan menuju lokasi. “Petugas tiba di lokasi pada pukul 08.45 dan api berhasil dipadamkan serta penanganan selesai sekitar pukul 09.00,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan petugas, kebakaran diduga berasal dari kompor gas yang masih menyala. Saat itu, pemilik rumah diketahui sedang merebus air, namun lupa mematikan kompor ketika meninggalkan rumah sehingga api membakar bagian dapur.
Akibat kejadian tersebut, satu unit dapur berukuran sekitar 5 x 3 meter hangus terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka.
Untuk mengendalikan api, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Limapuluh Kota mengerahkan dua unit armada dari Posko Harau dan Markas Komando Induk, dibantu satu unit armada dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh. Sebanyak 17 personel bersama warga setempat turut melakukan pemadaman.
Menurut Fiddria, cepatnya penanganan petugas menjadi faktor penting dalam mencegah api merembet ke rumah-rumah lain di kawasan padat penduduk tersebut
“Kondisi lingkungan yang padat penduduk berpotensi membuat api cepat meluas. Berkat penanganan cepat petugas dan bantuan warga, kebakaran berhasil dilokalisasi sehingga tidak merembet ke bangunan lain,” tuturnya.
Pihaknya kembali mengingatkan masyarakat agar memastikan kompor gas, instalasi listrik, dan peralatan elektronik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.
“Langkah sederhana tersebut sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian lebih besar,” pungkasnya. (rid)
Editor : Adriyanto Syafril