Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Cuaca Ekstrem, Gizi Kunci Ketahanan Tubuh

Jufri Jao • Sabtu, 2 Mei 2026 | 11:20 WIB
Ilustrasi. (REZA FEBRINO/PADEK)
Ilustrasi. (REZA FEBRINO/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM - Fenomena El Nino yang sangat kuat, atau yang sering disebut sebagai “Godzilla El Nino”, kini mulai kita rasakan dampaknya. Suhu udara yang lebih panas di siang hari, hujan yang datang tiba-tiba, serta angin kencang menjadi tantangan tersendiri bagi kesehatan masyarakat.

Dalam menghadapi kondisi ini, tubuh kita bekerja lebih keras untuk beradaptasi. Risiko dehidrasi meningkat, daya tahan tubuh bisa menurun, dan kelelahan lebih mudah terjadi. Oleh karena itu, menjaga pola makan dan kecukupan gizi menjadi langkah penting yang tidak boleh diabaikan.

Ahli gizi Universitas Negeri Padang (UNP) Dr. dr. Zuhrah Taufiqa, M. Biomed mengatakan, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kecukupan asupan cairan. Cuaca panas, tubuh kehilangan cairan lebih cepat melalui keringat. Sangat disarankan memperbanyak minum air putih, tidak menunggu hingga merasa haus. “ Konsumsi cairan alami seperti air kelapa juga baik membantu menggantikan elektrolit tubuh  yang hilang,” ujarnya.

Selain itu, penting mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Karbohidrat kompleks seperti nasi, jagung, dan ubi dapat menjadi sumber energi utama yang stabil.

“Protein sumber hewani seperti ikan, telur, daging, atau nabati seperti tempe, tahu, dan kacang-kacangan, membantu menjaga daya tahan tubuh juga sangat penting, “ ujarnya lagi.

Lemak sehat dari alpukat dan kacang-kacangan juga berperan dalam menjaga fungsi tubuh secara optimal.

Langkah berikut yang tidak kalah penting adalah asupan vitamin dan antioksidan yang banyak terdapat pada sayur dan buah. Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli, serta buah-buahan segar, dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu.

Untuk buah, pilihlah yang tinggi kandungan air seperti semangka, melon, dan jeruk guna membantu hidrasi. Jambu biji dan kiwi kaya vitamin C untuk menjaga daya tahan tubuh, sementara pisang dan alpukat membantu memenuhi kebutuhan kalium sebagai bagian dari keseimbangan elektrolit.

Selain pola makan, masyarakat juga perlu memperhatikan pola hidup, seperti cukup istirahat, menghindari paparan panas berlebihan, dan tetap menjaga aktivitas fisik secara bijak.

Dengan menjaga asupan gizi dan gaya hidup sehat, kita dapat melindungi tubuh dari dampak cuaca ekstrem dan tetap produktif menjalani aktivitas sehari-hari.

 

Vitamin Penting Jaga Daya Tahan Tubuh

Perubahan iklim yang semakin ekstrem, mulai dari hujan dengan intensitas tinggi hingga fenomena “Godzilla El Nino”, menjadi tantangan nyata bagi kesehatan masyarakat. Kondisi ini membuat tubuh harus bekerja lebih keras beradaptasi terhadap perubahan suhu dan lingkungan yang tidak menentu.

Sementara, Kepala Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas, Dr.Syahrial. SKM.M.Biomed mengatakan pola makan dengan gizi seimbang menjadi hal yang tidak dapat diabaikan. Asupan makanan perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh berdasarkan usia, jenis kelamin, serta tingkat aktivitas fisik masing-masing individu.

Secara umum, kebutuhan energi tubuh dipenuhi melalui karbohidrat, lemak, dan protein. “Namun, yang tidak kalah penting adalah pemenuhan vitamin sebagai penunjang utama sistem kekebalan tubuh,” ujarnya.

Vitamin berperan penting menjaga daya tahan tubuh antara lain vitamin A, vitamin C, vitamin B, dan vitamin D. Keempat vitamin ini berfungsi mendukung sistem imun agar tubuh lebih kuat menghadapi risiko penyakit di tengah perubahan cuaca ekstrem. (juf/yud)

Editor : Adriyanto Syafril
#gizi #El Nino di Indonesia #dehidrasi #cuaca ekstrem