PADEK.JAWAPOS.COM—Manajemen Trans Padang kembali memperketat pengawasan operasional melalui inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan secara menyeluruh di seluruh rute koridor.
Langkah ini diambil guna memastikan layanan berjalan optimal sekaligus menjaga standar kualitas transportasi publik bagi masyarakat di Kota Padang.
Sidak yang berlangsung pada Rabu (8/4/2026) ini menyasar berbagai poin penting operasional, mulai dari aspek ketepatan waktu keberangkatan, kenyamanan kondisi armada, hingga etika pelayanan yang diberikan oleh petugas lapangan kepada para penumpang.
Baca Juga: BAN-PT Nilai ISI Padangpanjang Berpotensi Lampaui Standar Nasional
Fokus utama dari evaluasi berkala ini adalah untuk terus menghadirkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terpercaya.
Kepala Divisi Trans Padang, Aulil Amri, mengungkapkan bahwa pemantauan langsung dilakukan untuk melihat secara detail bagaimana performa kru bus di lapangan.
"Kami melakukan inspeksi terhadap layanan Trans Padang. Saat ini tim berada di titik lintasan koridor 2, tepatnya di kawasan TPI Bungus Teluk Kabung," ujar Aulil.
Baca Juga: BMKG: Cuaca Sumbar 9 April 2026 Didominasi Hujan, Payakumbuh Berpotensi Petir
Dalam tinjauan tersebut, manajemen melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kinerja pramugara. Hal ini mencakup interaksi mereka dengan masyarakat dan kualitas pelayanan secara keseluruhan.
Aulil menegaskan bahwa kepuasan penumpang menjadi indikator utama keberhasilan operasional Trans Padang.
Meskipun secara umum operasional berjalan lancar, dalam pantauan tersebut manajemen mencatat adanya beberapa temuan.
Baca Juga: 154 Pelajar Dharmasraya Ikuti Seleksi Paskibraka Berbasis CAT dari BPIP
"Masih ditemukan pelanggaran kecil di lapangan, seperti petugas pramugara maupun sopir yang tidak menggunakan atribut lengkap atau berpakaian kurang rapi," kata Aulil.
Atas temuan tersebut, manajemen langsung memberikan teguran di tempat kepada personel yang bersangkutan sebagai bentuk pembinaan disiplin.
Pihak Trans Padang menegaskan bahwa meskipun sejauh ini belum ditemukan pelanggaran kategori berat, pengawasan tidak akan dikendurkan.
Baca Juga: Dharmasraya Prioritaskan Perbaikan Jalan Provinsi di Musrenbang RKPD Sumbar 2027
Jika nantinya ditemukan pelanggaran yang bersifat fatal atau berat, manajemen tidak segan untuk menjatuhkan sanksi tegas berupa pemberian surat peringatan (SP).
Upaya "terus bergerak dan terus berbenah" ini diharapkan dapat menjadi pendorong dalam peningkatan kualitas pelayanan Bus Trans Padang ke depannya.
Dengan adanya pengawasan ketat di semua koridor, masyarakat Kota Padang diharapkan dapat terus menikmati fasilitas transportasi yang memenuhi standar kenyamanan dan keselamatan yang tinggi. (cc1)
Editor : Adetio Purtama