PADEK.JAWAPOS.COM - Suasana Asrama Haji Embarkasi Padang, Kamis (7/5), tampak sibuk sejak kedatangan rombongan jamaah calon haji (JCH) Kelompok Terbang (Kloter) 13 sekitar pukul 07.10 WIB.
Koper para jamaah terlihat berjejer di halaman asrama, sementara petugas hilir mudik membantu proses penurunan barang bawaan dari bus.
Di tengah padatnya aktivitas tersebut, sejumlah jamaah mengaku pelayanan embarkasi tahun ini terasa semakin tertata dan memudahkan proses keberangkatan menuju Tanah Suci. Arahan petugas yang dinilai jelas membuat para jemaah lebih mudah mengikuti seluruh tahapan layanan di embarkasi.
Kedatangan jamaah Kloter 13 disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, bersama jajaran dan seluruh petugas embarkasi.
Kloter 13 sendiri berjumlah 393 jamaah yang berasal dari Padang, Payakumbuh, dan Tanahdatar. Selain jamaah, rombongan juga didampingi empat petugas kloter, dua Petugas Haji Daerah (PHD), serta satu pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Baca Juga: Ironi Pemberhentian Petugas Perlintasan Kereta Api
Menurut Rifki, setibanya di embarkasi, seluruh jemaah langsung diarahkan mengikuti alur pelayanan one stop service (OSS) yang diterapkan untuk mempercepat dan mempermudah proses layanan.
“Alhamdulillah kita melihat petugas tampak sigap membantu jamaah dan menurunkan barang bawaan dari bus,” ujar Rifki.
Ia mengatakan petugas lainnya juga terlihat aktif memberikan arahan kepada jamaah yang hendak memasuki ruang layanan.
Pendampingan khusus turut diberikan kepada jamaah lanjut usia (lansia) maupun jemaah yang membutuhkan bantuan tambahan.
“Meski ini sudah kloter-kloter terakhir, situasi embarkasi tetap berjalan tertib meski aktivitas kedatangan dan pemberangkatan jamaah berlangsung hampir bersamaan,” katanya.
Salah seorang jamaah asal Kota Payakumbuh, Aswelman, mengaku pelayanan di Embarkasi Padang membuat proses keberangkatan terasa lebih mudah dijalani. Ia menilai petugas terus membantu serta memberikan arahan secara jelas kepada jamaah.
“Petugas terus membantu dan mengarahkan kami. Alurnya juga jelas, jadi kami tidak bingung,” ujarnya.
Bagi sebagian jamaah, suasana embarkasi menjadi salah satu momen penting sebelum menunaikan ibadah haji. Setelah bertahun-tahun menunggu giliran keberangkatan, pelayanan yang tertata memberikan rasa tenang menjelang perjalanan menuju Tanah Suci.
Hal senada disampaikan Dedi Nurmatias. Ia menilai pelayanan yang diberikan petugas membuat jamaah merasa lebih nyaman sejak pertama kali tiba di embarkasi.
“Mulai datang sampai masuk layanan semua diarahkan dengan baik. Kami merasa cukup terbantu,” katanya.
Baca Juga: Dari Halaman Rumah, ‘Buk Guru Riri’ Latih Atlet OSN dan Siapkan Porprov Sumbar
Di sudut lain embarkasi, sejumlah anggota keluarga tampak masih mendampingi jemaah di sekitar pagar pintu masuk. Sebagian membantu membawa tas kecil, sementara lainnya memastikan anggota keluarga mereka dapat masuk ke ruang layanan dengan aman.
Sementara itu, jamaah asal Kota Padang, Muswizal, menilai kondisi embarkasi tetap kondusif meskipun dipenuhi aktivitas jemaah.
“Walaupun ramai, pelayanannya tetap tertib dan petugas sigap membantu,” ungkapnya.
Jamaah Kloter 13 dijadwalkan berangkat menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jumat (8/5/2026) pukul 07.10 WIB. Mereka akan diterbangkan dari Bandara Internasional Minangkabau menggunakan pesawat Boeing 777 milik Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA3513.
Hingga keberangkatan Kloter 12, sebanyak 4.695 jemaah Embarkasi Padang telah diterbangkan ke Arab Saudi. Tahun ini, Embarkasi Padang melayani total 5.402 jamaah asal Sumatera Barat dan Bengkulu yang terbagi dalam 14 kelompok terbang. (*)
Editor : Adriyanto Syafril