PADEK.JAWAPOS.COM - Jamaah haji asal Provinsi Bengkulu yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 4 Padang (PDG 4) Debarkasi Padang tiba dengan selamat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padangpariaman, Minggu (7/6). Setelah menjalani masa transit sekitar empat jam di Padang, para jamaah selanjutnya diberangkatkan menuju Bengkulu.
Rombongan jamaah diterbangkan dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777-300ER dengan nomor penerbangan GA3804. Pesawat mendarat di BIM pada pukul 19.13.
Kedatangan para jemaah disambut oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat, M. Rifki, didampingi Kepala Bidang Pelayanan Haji dan Umrah Yudi Hidayat serta jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Padang.
M. Rifki menyampaikan, jumlah jamaah yang tiba di Debarkasi Padang sebanyak 386 orang. Saat keberangkatan ke Tanah Suci, Kloter PDG 4 tercatat berjumlah 387 jamaah.
“Alhamdulillah, PPIH Debarkasi Padang telah memulangkan empat kloter jamaah haji ke Tanah Air dengan selamat,” ujar Rifki saat menyambut kedatangan jamaah.
Ia menjelaskan, terdapat dua jemaah Kloter PDG 4 yang wafat di Tanah Suci, yakni Tukiman Sandy Kromo Karso, 54, asal Kota Bengkulu, dan Mustina Abdul Basir, 66, asal Kabupaten Bengkulu Utara.
Sementara itu, terdapat satu jamaah mutasi masuk atau tanazul ke Kloter PDG 4, yakni Nurhayati Aziz Nuh, 67, asal Kota Padang. Nurhayati sebelumnya tergabung dalam Kloter PDG 12, namun dipulangkan lebih awal karena mengalami gangguan kesehatan selama berada di Arab Saudi.
Dalam kesempatan tersebut, Rifki juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas kloter yang telah mendampingi jamaah sejak keberangkatan hingga kepulangan ke Indonesia.
“Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian, kerja keras, dan perjuangan seluruh petugas kloter yang telah memberikan pelayanan kepada jamaah. Dengan jumlah petugas yang terbatas, seluruh tugas dapat dijalankan dengan baik hingga jamaah kembali ke Tanah Air,” katanya.
Menurut Rifki, Kloter PDG 4 hanya didampingi dua petugas kloter, yakni Ketua Kloter dan Pembimbing Ibadah. Selain itu, petugas juga merangkap tugas pelayanan kesehatan sebagai dokter dan perawat, serta didukung seorang petugas dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Salah seorang jamaah asal Bengkulu, Hadi, mengaku bersyukur dapat menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar.
“Alhamdulillah perjalanan aman, damai, dan tanpa hambatan. Semua proses berjalan dengan baik dan jamaah dalam keadaan sehat,” ujarnya.
Hadi juga menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Pelayanan haji tahun ini lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ada peningkatan dan pelayanan yang kami terima selama di Tanah Suci juga cukup baik,” katanya.
Usai menjalani proses dokumentasi dan transit selama kurang lebih empat jam di Debarkasi Padang, jamaah haji asal Bengkulu yang tergabung dalam Kloter PDG 4 kembali diberangkatkan menuju Bengkulu pada Senin dini hari (8/6).
Pemberangkatan dilakukan melalui dua penerbangan Lion Air, masing-masing pada pukul 00.15 dan 00.45. (rdo)
Editor : Adriyanto Syafril