PADEK.JAWAPOS.COM -- Program KABA PADEK Sore edisi Senin (29/6) menghadirkan wartawan senior, Two Efly, sebagai narasumber. Dipandu oleh host Febi Tri Lianti, perbincangan mengangkat tema Seven Summits, yakni misi pendakian tujuh gunung di Sumatera Barat yang dijalani bersama sang anak.
Dalam kesempatan tersebut, Two Efly menjelaskan bahwa Seven Summits tidak hanya berorientasi pada pencapaian menaklukkan puncak-puncak gunung, tetapi juga menjadi sarana membangun kedekatan dan pendidikan karakter antara ayah dan anak.
“Ini adalah misi ayah dan anak. Saya memang mantan pendaki, lalu anak memberi ide untuk melakukan pendakian bersama. Dari situ muncul petualangan baru sekaligus pembelajaran,” ujarnya.
Menurut Two Efly, setiap pendakian menyimpan nilai kehidupan yang dapat dipetik. Beragam karakter jalur, tanjakan, hingga tantangan di setiap gunung menjadi gambaran bahwa setiap tujuan memerlukan proses, kerja keras, dan ketekunan.
“Di setiap pendakian, ada pesan yang ingin disampaikan kepada anak bahwa dalam hidup ada usaha, proses, dan pembelajaran yang harus dilewati,” katanya.
Ia menuturkan, perjalanan panjang menuju puncak juga menjadi ruang komunikasi yang lebih terbuka antara orang tua dan anak. Selama pendakian, berbagai cerita dan pengalaman dibagikan sehingga hubungan keduanya berkembang tidak hanya sebagai ayah dan anak, tetapi juga sebagai sahabat.
“Anak menjadi lebih terbuka dan jujur. Tidak hanya sekadar hubungan orang tua dan anak, tetapi juga menjadi teman dalam perjalanan,” tambahnya.
Seven Summits yang dijalani Two Efly bersama putranya meliputi pendakian tujuh gunung tertinggi dan populer di Sumatera Barat, yaitu Gunung Sago, Gunung Tandikek, Gunung Talang, Gunung Singgalang, Gunung Marapi, Gunung Talamau, dan Gunung Kerinci.
Hingga saat ini, hanya pendakian Gunung Tandikek yang belum diselesaikan. Setelah seluruh rangkaian pendakian rampung, pengalaman tersebut direncanakan akan dibukukan sebagai dokumentasi perjalanan sekaligus inspirasi bagi para orang tua.
Two Efly menilai Seven Summits memberikan banyak pelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain mempererat hubungan keluarga, kegiatan tersebut juga mengajarkan pentingnya manajemen waktu, perencanaan perjalanan, disiplin, serta kemampuan menyusun strategi agar setiap target dapat dicapai sesuai rencana.
Melalui kisah Seven Summits, Two Efly berharap semakin banyak orang tua yang memanfaatkan aktivitas positif di alam terbuka sebagai sarana membangun komunikasi, menanamkan nilai-nilai kehidupan, serta menciptakan kenangan berharga bersama anak-anak mereka. (sel)
Editor : Adriyanto Syafril