Kegiatan ini menjadi awal rangkaian program pemberdayaan masyarakat bertajuk ”Pemberdayaan Masyarakat Silungkang Oso melalui Transformasi Digital, Inovasi Produk Berbasis Ekonomi Kreatif dan Budaya untuk Mewujudkan Desa Wisata Berkelanjutan”
Acara pembukaan dihadiri unsur pimpinan kampus, perangkat pemerintahan desa, tokoh masyarakat, perwakilan kecamatan, serta seluruh anggota tim pelaksana program. Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNP, Dr. Asep Surjana Wahyuri, S.Si., M.Pd., hadir langsung dan membuka kegiatan secara resmi.
Dalam sambutannya, Dr. Asep mengapresiasi semangat mahasiswa yang terlibat langsung dalam pengabdian masyarakat. Ia menekankan bahwa keberlanjutan menjadi kunci utama dalam pelaksanaan PPK ORMAWA.
“Program PPK ORMAWA bukan sekadar kegiatan tahunan, namun menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam pembangunan desa. Saya berharap, mahasiswa dapat menjadi motor penggerak inovasi yang menyatu dengan nilai budaya lokal. Jangan hanya datang dan pergi, tapi tinggalkan jejak yang bisa dilanjutkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Perwakilan Camat Silungkang, Multazam, selaku Kasi Pemerintahan, juga memberikan apresiasi. Ia menegaskan pihak kecamatan siap mendukung penuh agar kegiatan ini memberi manfaat jangka panjang.
“Mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki potensi besar dalam menggali dan mengembangkan potensi desa kami. Kami dari pihak kecamatan siap mendukung penuh agar kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” katanya.
Kepala Desa Silungkang Oso, Ferdinal, turut menyambut baik program ini. Ia berharap pendampingan mahasiswa dapat menjadikan Silungkang Oso semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggul.
“Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk kolaborasi dan inovasi dari adik-adik mahasiswa. Saya percaya, dengan pendampingan yang tepat, masyarakat akan mampu mengembangkan potensi wisata dan produk kreatif khas Silungkang Oso,” ujarnya.
Ketua Pelaksana PPK ORMAWA UKFF UNP, Falyanzuril Ihsan, memaparkan bahwa ada lima program unggulan yang dibawa ke Silungkang Oso. Program tersebut meliputi digitalisasi desa, pelestarian budaya Talempong Batuang, pelatihan UMKM kreatif, hingga pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
“Kami akan berproses bersama masyarakat, bukan hanya menjadi pelaksana program, tetapi juga bagian dari keluarga besar Silungkang Oso selama kegiatan berlangsung,” jelasnya.
Kegiatan pembukaan diakhiri dengan sesi foto bersama, diskusi awal program kerja, dan penyerahan simbolis program kepada perangkat desa. Antusiasme masyarakat dan mahasiswa terlihat jelas, mencerminkan optimisme bahwa program PPK ORMAWA ini akan membawa perubahan positif dan berkelanjutan bagi Desa Silungkang Oso. (*)
Editor : Adetio Purtama