Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Yondrizal, didampingi Sekretaris Dewi Siska Putri, serta anggota Fandes Ribel, Sri Wahyuni, dan Dodi Putra. Suasana rapat berlangsung serius karena jabatan kepala jorong menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat paling dekat.
Saat ini, Nagari Koto Gadang Guguak menghadapi kekosongan jabatan kepala jorong di tiga wilayah yakni Jorong Talago, Jorong Simpang, dan Jorong Tabek Panjang. Kondisi tersebut muncul karena Kepala Jorong Talago dan Tabek Panjang mengundurkan diri delapan bulan lalu dengan alasan keluarga. Sementara itu, Kepala Jorong Simpang wafat tiga bulan lalu akibat sakit.
Oleh karena itu, percepatan pengisian jabatan menjadi kebutuhan mendesak agar roda pemerintahan dan pelayanan tetap berjalan efektif.
Sebagai langkah awal, panitia akan menempelkan pengumuman resmi di berbagai tempat umum. Dengan cara ini, seluruh proses penjaringan berlangsung transparan dan terbuka. Selain itu, masyarakat diberi kesempatan luas untuk ikut serta menjadi calon pemimpin di tingkat jorong.
Wali Nagari Koto Gadang Guguak, Carles Camra menegaskan pentingnya momentum ini bagi masa depan nagari.
”Jabatan kepala jorong bukan hanya sekadar posisi administratif, tetapi peran penting yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap penjaringan ini mampu melahirkan figur-figur yang punya integritas, kepedulian, dan tanggung jawab. Nagari membutuhkan pemimpin jorong yang siap bekerja untuk kemajuan bersama, bukan semata-mata jabatan,” ujarnya.
Dengan komitmen panitia dan dukungan penuh dari pemerintah nagari, penjaringan ini diharapkan menghasilkan sosok kepala jorong yang mampu menjadi penggerak pembangunan, penyalur aspirasi, serta penguat kebersamaan masyarakat Nagari Koto Gadang Guguak. (*)
Editor : Eri Mardinal