Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pernah Aktif di Klub Liga 3, Menpora Lolos Cawaketum PSSI

Novitri Selvia • Rabu, 1 Februari 2023 | 10:22 WIB
ADA DUA MENTERI: Ketua Komite Pemilihan PSSI Amir Burhanuddin (tengah) mengumumkan sejumlah nama calon ketua dan wakil ketua PSSI di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (31/1). Komite pemilihan PSSI mengumumkan 5 calon ketua, 16 wakil ketua dan 53
ADA DUA MENTERI: Ketua Komite Pemilihan PSSI Amir Burhanuddin (tengah) mengumumkan sejumlah nama calon ketua dan wakil ketua PSSI di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (31/1). Komite pemilihan PSSI mengumumkan 5 calon ketua, 16 wakil ketua dan 53
Komite Pemilihan (KP) PSSI telah selesai melakukan verifikasi berkas pendaftaran para bakal calon pengurus PSSI. Dan, kemarin (31/1) mereka mengumumkan siapa saja yang lolos sebagai bakal calon sementara pengurus organisasi induk sepak bola di tanah air tersebut.

Ketua KP PSSI Amir Burhannudin menjelaskan, seluruh bakal calon ketua umum (caketum) PSSI dinyatakan lolos verifikasi. Total ada lima pendaftar. Yakni, LaNyalla Mahmud Mattalitti, Arif Putra Wicaksono, Doni “Jalu” Setiabudi, Erick Thohir, dan Fary Djemy Francis.

Di posisi calon wakil ketua umum (cawaketum) PSSI, total ada 16 nama yang juga lolos. Mereka adalah Ahmad Riyadh, Ahmad Syauqi Soeratno, Andre Rosiade, Doni Setiabudi, Duddy S. Sutandi, Fary Djemy Francis, Gede Widiade, dan Hasani Abdulgani.

Ada juga Hasnuryadi Sulaiman, Juni Rachman, Maya Damayanti, Ratu Tisha Destria, Sadikin Aksa, Yesayas Oktavianus, Yunus Nusi, dan Menpora Zainudin Amali. “Untuk posisi calon anggota Exco PSSI, ada 53 nama yang lolos,” ujar Amir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, kemarin sore.

Lolosnya Amali sebagai calon sementara wakil ketua umum PSSI menjadi perhatian. Sebab, sebelumnya dia tidak diketahui aktif sebagai pengurus sepak bola. Selain itu, baru kali ini sepanjang sejarah seorang Menpora mencalonkan diri jadi pengurus cabor.

Terkait latar sepak bola Amali, Amir memastikan dia memenuhi persyaratan. “Kemarin sempat menjadi perdebatan. Tapi, telah terkonfirmasi lewat surat. Pak Amali terkonfirmasi pernah menjadi pembina salah satu klub Liga 3 di bawah Asprov PSSI Gorontalo. Itu terkonfirmasi oleh asprov-nya,” tegas Amir.

Selain merilis nama-nama yang lolos verifikasi, pria yang sedang cuti sebagai CEO Deltras FC itu menyebutkan nama-nama yang tidak lolos verifikasi namun bisa melakukan banding. Yaitu, CEO PSIM Jogjakarta Bima Sinung Widagdo dan CEO Sulut United Mirza Rinaldi Hippy. Keduanya mendaftar sebagai bakal calon anggota Exco PSSI.

“Sebagaimana ketentuan Statuta PSSI Pasal 38 Ayat 4, kami menganggap yang bersangkutan belum memenuhi 5 tahun aktif di sepak bola. Itu kami nilai dari CV yang mereka lampirkan dan lembar konfirmasi dari anggota pengusung,” jelas Amir.

Bima angkat suara terkait belum lengkapnya persyaratan belum 5 tahun aktif di sepak bola. Alumnus Universitas Indonesia itu menjelaskan, dirinya memang baru 4 tahun menjadi pengurus klub sepak bola profesional. Tapi, sebelum mengurus klub profesional, Bima pernah mengurusi sepak bola akar rumput.

Di level akar rumput, Bima pernah menjadi ketua Mentari International School Jakarta Football Team pada 2017–2020. Dia juga pernah menjadi anggota Komite Jakarta School Football League pada 2016–2018. “Saya mau coba upaya banding,” ucap Bima kepada Jawa Pos (grup Padang Ekspres) melalui pesan singkat.

Secara prinsip, mantan CEO Sulut United tersebut merasa tanpa beban dalam persaingan menjadi bakal calon pengurus PSSI. Bagi dia, menang atau kalah bukan jadi masalah. “Yang terpenting, semua proses berjalan sesuai prosedur dan layak,” tegasnya.

Para bakal calon pengurus PSSI yang dinyatakan tidak lolos persyaratan bisa mengajukan banding kepada Komite Banding Pemilihan (KBP) PSSI. Proses banding dibuka mulai hari ini sampai 3 Februari.

Lalu, pada 3–5 Februari, KBP PSSI akan melakukan verifikasi banding. “Calon tetap pengurus PSSI akan diumumkan pada 6 Februari,” jelas Ketua KBP PSSI Gusti Randa.

Pria yang merupakan lawyer itu menerangkan, dalam proses banding, para bakal calon harus menyerahkan dokumen yang menguatkan kelengkapan persyaratan. “Kami akan adil dan fair. Ujung-ujungnya untuk sepak bola nasional,” tegasnya. (fiq/c17/ttg/jpg) Editor : Novitri Selvia
#erick thohir #pssi #Asprov PSSI Gorontalo #amir burhannudin