Akibat keterlambatan tersebut, pendaftaran CASN 2024 untuk rekrutmen 1,28 juta formasi CPNS dan PPPK baru bisa dimulai sekitar bulan Juni atau Juli.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengungkapkan, hingga 2 Mei 2024 pukul 20.10 WIB, 602 instansi pemerintah telah melakukan perincian ke dalam sistem layanan Perencanaan SIASN BKN.
Sedangkan 4 instansi belum membuat rincian formasi, 36 instansi sedang menyusun rincian formasi, dan 39 instansi telah selesai menyusun rincian formasi namun belum mengajukan Digital Signature (DS) SPTJM oleh PPK.
Kemudian, sebanyak 371 instansi sedang dalam proses velval rincian formasi oleh BKN, dan 152 rincian usulan instansi yang telah selesai diverval (verifikasi dan validasi) BKN dan/sedang menunggu Digital Signature (DS) Peraturan Teknis Kepala BKN.
"Kita harap instansi yang belum mengirimkan rincian formasi/ kebutuhan dapat segera merampungkan dengan menginput pada Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN)," ujar Menteri Anas, di Jakarta, Jumat (3/5/2024).
Rincian kebutuhan ASN yang disampaikan melalui SIASN BKN tersebut paling sedikit memuat jenis pengadaan, nama jabatan, deskripsi jabatan, kualifikasi pendidikan, alokasi formasi, unit penempatan, dan rentang penghasilan.
Untuk mempermudah instansi pemerintah dalam mengisi rincian formasi, pada awal Maret 2024 Kementerian PANRB telah mengeluarkan panduan penyusunan rincian kebutuhan pegawai ASN 2024 melalui Keputusan Menteri PANRB No. 173/2024.
Anas menjelaskan, terdapat sejumlah alasan kendala keterlambatan instansi menyampaikan rincian formasi.
Kendala tersebut antara lain, instansi masih melakukan pemetaan jabatan; keterbatasan informasi terhadap data Non-ASN baik terkait jumlah pegawai, kualifikasi pendidikan serta jabatan yang akan diusulkan; serta belum selesainya pemutakhiran data peta jabatan oleh instansi pada layanan elektronik SIASN BKN.
Rincian kebutuhan pegawai ASN yang telah disampaikan instansi pemerintah, selanjutnya divalidasi BKN. Kemudian, BKN menyampaikan hasil validasi dalam bentuk pertimbangan teknis sebagai pertimbangan Menteri PANRB dalam penetapan rincian kebutuhan ASN.
Pendaftaran CASN 2024 dimulai pada Juni atau Juli 2024, setelah proses verval rincian formasi yang diajukan instansi pemerintah selesai dilakukan.
"Insyaallah pendaftaran bisa kita mulai di Juni atau Juli tahun ini, setelah instansi menerima surat keputusan Menteri PANRB tentang penetapan kebutuhan ASN dan berkoordinasi dengan BKN untuk pengumuman lowongan formasi dan persiapan seleksi," pungkas Anas.(*)