Kegiatan yang merupakan bagian dari buah kerja sama antara PT Angkasa Pura II dengan Forum Komunikasi Penghubung Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (Forkapsi) tersebut, dibuka oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumbar Ny Harneli.
Gubernur Mahyeldi menegaskan pemerintah perlu menfasilitasi promosi dan pelestarian adat budaya nusantara. Sebab, hal itulah yang menjadi salah satu perekat persatuan dan kesatuan bangsa hingga sekarang.
"Ini adalah wujud dari tanggung jawab kami selaku pemerintah dalam rangka mendukung kelestarian adat dan budaya bangsa," tegas Mahyeldi.
Kepala Badan Penghubung Sumbar, Aschari Cahyaditama mengungkapkan salah satu tujuan diselenggarakan kegiatan tersebut di samping untuk memperkenalkan Budaya Minangkabau, juga untuk mempromosikan pariwisata Sumbar kepada masyarakat luas.
Menurutnya itu sesuai dengan semangat Pemerintah Provinsi yang dituangkan ke dalam program unggulan daerah, yakni meningkatkan angka kunjungan wisata ke Sumbar.
"Targetnya, tidak hanya domestik, tapi juga mancanegara," tegas Aschari Cahyaditama.
Menurutnya, selama ini masyarakat luas mengenal Pariwisata Sumbar karena keindahan alam dan kulinernya. Ke depan, pihaknya berupaya agar Sumbar juga dikenal karena keelokan budayanya.
Pelaksanaan parade seni budaya Minangkabau, diawali dengan kegiatan kirab budaya di kawasan Bundaran Hotel Indonesia yang diikuti oleh seratusan peserta yang berasal dari Bundo Kanduang di Provinsi DKI Jakarta dan beberapa orang perwakilan dari Badan Penghubung se-Indonesia. (*)
Editor : Hendra Efison