Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Harga Tiket Pesawat Libur Nataru Turun 10% Selama 16 Hari, Catat Tanggalnya

Heri Sugiarto • Sabtu, 30 November 2024 | 12:25 WIB

Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat. (Foto: IG @minangkabauairport_injourney)
Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat. (Foto: IG @minangkabauairport_injourney)
PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Indonesia telah memutuskan menurunkan harga tiket pesawat domestik selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.

Kebijakan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk meringankan beban masyarakat yang akan bepergian menggunakan pesawat terbang.

Penurunan harga tiket pesawat ini diharapkan dapat mengurangi tekanan biaya perjalanan udara, terutama selama musim liburan akhir tahun.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Elba Damhuri, mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil setelah Presiden Prabowo mengadakan rapat terbatas dengan Menteri Perhubungan dan beberapa menteri lainnya di Istana Merdeka pada 27 November 2024.

Dalam rapat tersebut, diputuskan bahwa harga tiket pesawat domestik akan turun sebesar 10% selama 16 hari pada periode Nataru yang berlangsung dari 19 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025.

Penurunan ini berlaku di seluruh bandara di Indonesia untuk tiket yang belum terjual.

“Bagi penumpang yang sudah membeli tiket untuk penerbangan pada periode tersebut, dapat diberikan insentif sesuai kebijakan masing-masing maskapai jika masih memungkinkan,” kata Elba.

Untuk mewujudkan penurunan harga tiket ini, sejumlah pihak terkait akan berperan aktif. Maskapai penerbangan, PT Angkasa Pura Indonesia, PT Pertamina, dan AirNav diminta menurunkan biaya fuel surcharge, PJP2U (Pelayanan Jasa Penumpang di Udara), serta harga avtur di beberapa bandara.

Penurunan harga avtur, kata Elba, diterapkan di 19 lokasi bandara, khususnya bandara Denpasar, Surabaya, Medan, Silangit, Lombok, Labuan Bajo, Manado, Yogyakarta Kulon Progo, Pontianak, Ambon, Makassar, Balikpapan, Kupang, Sorong, Timika, Jayapura, Maumere, Nabire, Biak.

PT Pertamina Persero Group akan memberikan support di Nataru dengan penurunan harga jual avtur pada rentang 7,5% sd 10%.

“Harga avtur setelah penurunan harga akan mendekati harga jual avtur di Bandara Soekarno-Hatta (CGK). Jika terdapat kenaikan harga jual avtur di Desember 2024, tidak akan berdampak pada maskapai yang melayani publik,” sebutnya seperti dilansir dari laman resmi Kemenhub.

Elba menambahkan bahwa PT Angkasa Pura Indonesia dan seluruh Unit Pelayanan Bandar Udara (UPBU) akan memberikan potongan tarif PJP2U dan PJP4U sebesar 50%.

Sementara itu, maskapai penerbangan juga sepakat memberikan diskon fuel surcharge jet sebesar 8% yang akan menurun menjadi 2%, serta diskon tarif propeller sebesar 5% yang akan naik menjadi 20%.

AirNav akan mendukung operasional maskapai dengan memperpanjang jam operasional selama periode Nataru.

"Secara rata-rata tertimbang, penurunan tarif tiket pesawat diperkirakan mencapai sekitar 10%. Namun, perlu dicatat bahwa perhitungan ini belum memasukkan insentif PPN, karena itu merupakan kewenangan Kementerian Keuangan," kata Elba.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan dapat mendongkrak sektor pariwisata dan perekonomian domestik pada kuartal terakhir tahun 2024.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#natal dan tahun baru tiket pesawat #Elba Damhuri #pariwisata #harga tiket nataru #nataru 2024 #tiket pesawat #Penurunan Harga Tiket Pesawat