Kabar Terbaru Penanganan Jalan Riau-Sumbar di KM 91 dan KM 106-107
Randi Zulfahli• Rabu, 25 Desember 2024 | 15:20 WIB
Penanganan jalan lintas amblas di Km 91 Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar mengalami amblas, Rabu (25/12). (Foto: IG BPJN Riau) PADEK.JAWAPOS.COM-Perjalanan pengendara yang ingin ke Sumatera Barat atau sebaliknya ke Riau kembali mengalami kendala.
Belum selesai perbaikan jalan lintas Riau-Sumbar di Km 106-107 Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, selanjutnya jalan lintas di Km 91 Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar mengalami amblas, Selasa (24/12).
Kasatlantas Polres Kampar, AKP Vino Lestari, menyatakan pihaknya bersama Badan Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Riau langsung turun tangan menangani masalah tersebut.
Tim melakukan penanganan darurat di KM 91 dengan memasang rambu-rambu serta mengatur rekayasa lalu lintas untuk menghindari kemacetan panjang.
“Estimasi perbaikan di KM 91 diperkirakan memakan waktu sekitar satu pekan. Kami berharap proses perbaikan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu arus lalu lintas yang lebih parah,” ujar Vino kepada Riau Pos.
Selain itu, Vino juga menambahkan bahwa di KM 106-107 Desa Tanjung Alai, yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan pengeleman dasar aspal, masih diberlakukan sistem buka tutup.
“Arus lalu lintas di lokasi ini terpantau ramai lancar, meskipun ada rekayasa lalu lintas,” jelasnya.
Dalam situasi ini, petugas mengimbau pengendara untuk tetap sabar dan mengikuti arahan di lapangan, terutama di titik-titik buka tutup yang sedang dijaga oleh petugas.
“Bagi pengendara yang melanggar antrean akan dikenakan sanksi tilang,” tegas Vino.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar, Refizal, melalui Kabid Lalu Lintas Edi Yusri, juga menambahkan bahwa petugas di pos PAM Nataru, yang berada dekat pintu tol Tanjung Alai, siap mengatur arus lalu lintas dari dan menuju Sumbar.
Di sisi lain, Kepala BPJN Riau, Yohanes Tulak Todingrara, melalui PPK 1.4 BPJN Riau, Afdirman Jufri, menjelaskan bahwa cuaca cerah di sekitar Tanjung Alai dapat mempercepat proses penanganan longsoran. Setelah material timbunan kering, pihaknya akan segera melakukan lapisan primer (prime coat) sebelum pengaspalan pada Rabu (25/12).
Dengan harapan cuaca tetap mendukung, pengaspalan di KM 106-107 di Tanjung Alai diharapkan dapat selesai tepat waktu.(*)