Tol yang beroperasi untuk melayani tingginya arus kendaraan pada masa libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru 2024/2025) itu, bakal beroperasi penuh pada momen mudik Lebaran 2025.
Adjib Al Hakim, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menyampaikan bahwa penutupan ruas tol fungsional ini diperlukan untuk melanjutkan konstruksi.
"Dengan berakhirnya masa fungsional jalan tol, maka akses ke jalan tol tersebut akan kami tutup kembali untuk penyelesaian konstruksi. Kami melanjutkan penyelesaian pembangunan ruas Tol Pekanbaru - Padang maupun Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 agar dapat segera beroperasi penuh pada periode Mudik Lebaran 2025," ujarnya.
Adjib juga mengungkapkan bahwa selama pengoperasian fungsional, Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 mencatat trafik 21.967 kendaraan.
Sedangkan Tol Padang - Sicincin dilalui 46.900 kendaraan, dan menjadikan ruas dengan trafik tertinggi di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode libur Nataru.
Zero Fatalitas dan Dukungan Stakeholder
Hutama Karya mencatat tidak adanya kasus fatalitas selama pengoperasian tol fungsional.
"Kami berterima kasih kepada seluruh stakeholder, termasuk pemerintah daerah, Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas), Badan Pengelola Jalan Nasional (BPJN), dan Dinas Perhubungan yang telah memastikan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas selama liburan," kata Adjib.
Hutama Karya mengimbau pengguna jalan tol untuk mematuhi aturan lalu lintas, seperti membatasi kecepatan maksimum 60 km/jam di ruas fungsional dan tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat.
Pengguna juga jalan diminta beristirahat di rest area terdekat, jika merasa lelah atau mengantuk. Keluhan atau laporan tindak kejahatan dapat disampaikan melalui call center masing-masing ruas tol.(*)
Editor : Heri Sugiarto