Division Head of CSR MIND ID, Satya Nugraha, menjelaskan MediaMIND bertujuan menampilkan kontribusi sektor pertambangan dalam menggerakkan perekonomian demi mendukung Visi Emas Indonesia 2045.
Kompetisi ini mengusung tema “Menambang Potensi, Menggerakkan Ekonomi” dan mengundang jurnalis, mahasiswa, serta masyarakat umum untuk berpartisipasi. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp450 juta.
“MediaMIND bukan sekadar lomba jurnalistik. Ini adalah ruang untuk menciptakan karya berkualitas yang mampu membawa dampak positif bagi bangsa,” ujar Satya.
Sustainability Division Head PTBA, Dedy Saptaria Rosa, menambahkan bahwa program Corporate Social Responsibility (CSR), kini dikenal sebagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), diharapkan tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga dapat menggerakkan roda perekonomian berkelanjutan.
Program strategis Grup MIND ID – mulai dari proyek hilirisasi, keberlanjutan, hingga TJSL – menjadi sumber bahan jurnalistik yang edukatif dan relevan bagi publik.
“Harapan kami, MediaMIND 2025 bisa menjadi wadah karya jurnalistik yang memperkaya literasi publik serta meningkatkan nilai tambah sektor pertambangan di Indonesia,” tambah Satya.
Melalui kompetisi ini, MIND ID juga membuka ruang pengembangan talenta muda, pelestarian budaya lokal, dan mendorong teknologi ramah lingkungan untuk masa depan Indonesia yang berkelanjutan. Industri pertambangan dianggap memiliki peran penting dalam membuka potensi ekonomi nasional.
Sejalan dengan MediaMIND 2025, Bukit Asam terus mendorong inovasi berbasis potensi lokal melalui program reklamasi pasca tambang “Desa Impian.”
Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya lokal secara bijak dan berkelanjutan. Saat ini, program ini telah dijalankan di enam desa/kelurahan di wilayah ring 1 perusahaan.
“Program Desa Impian ini berangkat dari fenomena penambangan tanpa izin di sekitar perusahaan. Dari IUP seluas sekitar 40.000 hektare, ada lahan masyarakat yang berpotensi menjadi lokasi tambang ilegal,” jelas Dedy.
Sebanyak 80 orang menjadi penerima manfaat program ini, terdiri dari 50 mantan pekerja PETI (Pertambangan Tanpa Izin), 20 warga berpenghasilan rendah, dan 10 ibu rumah tangga dari keluarga prasejahtera.
Program ini mendorong praktik usaha ramah lingkungan melalui pendekatan ekonomi sirkular, memanfaatkan limbah pertambangan dan pertanian sebagai sumber produktif, serta integrasi sektor perkebunan, peternakan, dan perikanan.
PTBA juga menunjukkan komitmen terhadap transisi energi bersih melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Irigasi, yang menyediakan energi terbarukan untuk sistem irigasi pertanian dan mendukung ketahanan pangan di wilayah operasional perusahaan.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Sriwijaya, Radiyati Umi Partan, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Bukit Asam dan MIND ID. Ia mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai pengalaman yang membanggakan.
Tahun ini, MediaMIND 2025 memiliki empat kategori utama: teks, foto, video, dan infografis. Khusus kategori foto, terdapat subkategori baru yaitu foto cerita atau foto esai. Pendaftaran ditutup 4 September 2025.
Dari seluruh kiriman, 50 finalis akan dipilih dan dibagi ke dalam 10 kelompok lintas kategori.
Finalis akan mendapatkan pelatihan dari jurnalis dan fotografer senior serta liputan lapangan sebagai bagian dari penjurian.
Pemenang diumumkan pada Desember 2025, termasuk satu karya terbaik berlabel Best of the Best.
Informasi pendaftaran dapat diakses melalui: https://bit.ly/mediaMIND2025 dan Instagram MIND ID.(*)
Editor : Heri Sugiarto