Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kemenag Catat 2,03 Juta Hewan Kurban Iduladha 1447 H di Masjid Seluruh Indonesia, Sumbar Capai 106.276 Ekor

Randi Zulfahli • Jumat, 5 Juni 2026 | 10:27 WIB
Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H/2026 M di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Sumatera Barat. (Foto: IG Masjid Raya Sumatera Barat)
Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H/2026 M di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Sumatera Barat. (Foto: IG Masjid Raya Sumatera Barat)

PADEK.JAWAPOS.COM–Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah menghimpun laporan mutakhir mengenai aktivitas pemotongan hewan kurban pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah. 

Berdasarkan akumulasi data yang masuk dari tempat ibadah di berbagai wilayah, jumlah hewan kurban  yang disembelih oleh umat Muslim menyentuh angka drastis, yakni sebanyak 2.032.753 ekor. Secara terperinci, pasokan tersebut bersumber dari 676.866 ekor sapi serta 1.355.887 ekor kambing.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, mengungkapkan bahwa statistik ini merefleksikan tingginya komitmen keagamaan sekaligus kepedulian sosial masyarakat yang menjadi fondasi utama dalam perayaan Iduladha.

Baca Juga: Program Padat Karya Tanahdatar Dimulai, Rp700 Juta untuk 7 Nagari Terdampak Bencana

Kesadaran warga dalam menyisihkan sebagian hartanya dinilai menjadi motor penggerak pemerataan kesejahteraan.

"Pelaksanaan kurban tahun ini menunjukkan partisipasi umat Islam yang sangat baik. Lebih dari dua juta hewan kurban tersebar di berbagai masjid di Indonesia. Ini bukan hanya bentuk ketaatan dalam beribadah, tetapi juga wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama," ujar Arsad Hidayat saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Menurut dia, arti penting ibadah tahunan ini tidak sekadar bertumpu pada aspek ritual keagamaan formal semata.

Baca Juga: Pemkab Solok Percepat Penanganan Rumah Terdampak Bencana, Data Korban Bertambah Jadi 598 Unit

Lebih dari itu, pendistribusian daging memiliki implikasi sosial yang sangat besar lantaran mampu menyasar kelompok masyarakat rentan yang selama ini kesulitan mendapatkan bahan pangan berprotein hewani berkualitas. 

Dengan demikian, momentum hari raya menjadi instrumen penting dalam menjembatani ketimpangan akses pangan sekaligus mengukuhkan solidaritas antarsesama warga negara.

Selain berperan sebagai jaring pengaman sosial, perputaran dana dalam ekosistem kurban kali ini mencatatkan nilai finansial yang sangat besar. 

Baca Juga: Cuaca 7 Kota di Sumbar Hari Ini Jumat 5 Juni 2026: Didominasi Berawan, Bukittinggi Terasa Paling Sejuk

Mengacu pada variabel harga acuan yang dirilis oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yakni rata-rata Rp21 juta untuk setiap ekor sapi dan Rp3 juta per ekor kambing total nilai ekonomi dari dua juta lebih hewan kurban tersebut diperkirakan menembus angka Rp18,28 triliun.

Bila dibedah, sektor komoditas sapi menyumbang nilai ekonomi dominan yang diperkirakan berada pada kisaran Rp14,21 triliun. Di sisi lain, perputaran modal dari sektor kambing diproyeksikan memberikan kontribusi sekitar Rp4,07 triliun. 

Berputarnya dana dalam skala makro ini secara langsung memicu stimulus ekonomi yang masif, mulai dari hulu hingga hilir, yang melibatkan para peternak lokal, penyedia jasa transportasi, pedagang musiman, hingga para petugas jagal di lapangan.

Baca Juga: ASAS 2026 Kota Padang: SMP Semen Padang Tembus 10 Besar, Tiga Siswa Raih Nilai Sempurna

Dalam kalkulasi teknis yang disusun Baznas, rata-rata bobot hidup sapi yang dikurbankan berkisar antara 220 hingga 250 kilogram, sementara kambing berada di angka 27 sampai 29 kilogram. 

Melalui estimasi persentase karkas bersih sebesar 50 persen untuk sapi dan 45 persen untuk kambing, pasokan logistik kurban tahun ini diperkirakan memproduksi sekitar 96,27 ribu ton daging siap konsumsi. Seluruh komoditas pangan hewani ini kemudian disalurkan secara kolektif kepada para penerima manfaat.

Fenomena ini sekaligus menegaskan revitalisasi fungsi masjid-masjid seluruh Indonesia yang tidak lagi sekadar menjadi ruang ibadah mahdhah, melainkan menjelma sebagai episentrum pemberdayaan ekonomi komunitas serta basis jaminan sosial yang inklusif.

Baca Juga: Tiga Tersangka Bersekongkol Kuasai Dapur MBG , BGN Moratorium Pendirian SPPG Baru, Fokus Tangani Wilayah 3T

Pada kesempatan yang sama, Arsad turut mengutip wejangan dari Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menggarisbawahi makna mendalam dari bulan Zulhijah. 

"Iduladha ini sebetulnya identik dengan bulan berbagi. Kita berharap melalui momentum ini, semua orang bisa mencicipi gizi hewani, baik melalui jalur ibadah kurban maupun skema bantuan sosial seperti yang kita lakukan," kata Menag memberi penegasan.

Ditinjau dari peta sebaran daerah, wilayah Pulau Jawa masih mendominasi statistik nasional. Provinsi Jawa Timur menempati urutan teratas dengan akumulasi 455.007 ekor hewan kurban. Posisi kedua ditempati oleh Jawa Tengah yang mencatatkan angka 405.065 ekor, diikuti oleh Jawa Barat yang menyalurkan sebanyak 374.482 ekor.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebab Utamanya

Sementara untuk wilayah di luar Pulau Jawa, kawasan Sumatera memperlihatkan grafik yang cukup tinggi. Tercatat wilayah Sumatera Barat capai 106.276 ekor, disusul oleh Provinsi Lampung dengan capaian 105.913 ekor, serta Provinsi Jambi yang membukukan 87.319 ekor.

Kemenag memaparkan capaian kontribusi dari seluruh wilayah tanah air. Berikut rinciannya mengenai peta sebaran pemotongan hewan kurban Iduladha 1447 H berdasarkan data berbasis masjid di Indonesia:

1. Aceh – Sapi 29.932 – Kambing 38.705 = Total 68.637

2. Bali – Sapi 1.123 – Kambing 2.198 = Total 3.321

3. Banten – Sapi 4.833 – Kambing 12.500 = Total 17.333

4. Bengkulu – Sapi 8.027 – Kambing 4.172 = Total 12.199

Baca Juga: Divonis 4,5 Tahun, Noel Singgung Potensi Gejolak Politik

5. D.I. Yogyakarta – Sapi 16.948 – Kambing 47.844 = Total 64.792

6. DKI Jakarta – Sapi 9.379 – Kambing 22.342 = Total 31.721

7. Gorontalo – Sapi 8.184 – Kambing 112 = Total 8.296

8. Jambi – Sapi 15.858 – Kambing 71.461 = Total 87.319

9. Jawa Barat – Sapi 99.137 – Kambing 275.345 = Total 374.482

10. Jawa Tengah – Sapi 99.471 – Kambing 305.594 = Total 405.065

11. Jawa Timur – Sapi 61.656 – Kambing 393.351 = Total 455.007

12. Kalimantan Barat – Sapi 9.217 – Kambing 5.999 = Total 15.216

13. Kalimantan Selatan – Sapi 6.970 – Kambing 1.149 = Total 8.119

14. Kalimantan Tengah – Sapi 4.623 – Kambing 1.467 = Total 6.090

Baca Juga: Wamen Imipas Diduga Terima Uang Pengurusan Dokumen Imigrasi

15. Kalimantan Timur – Sapi 11.141 – Kambing 3.881 = Total 15.022

16. Kalimantan Utara – Sapi 1.906 – Kambing 376 = Total 2.282

17. Kep. Bangka Belitung – Sapi 3.027 – Kambing 4.192 = Total 7.219

18. Kepulauan Riau – Sapi 5.455 – Kambing 6.108 = Total 11.563

19. Lampung – Sapi 24.089 – Kambing 81.824 = Total 105.913

20. Maluku – Sapi 762 – Kambing 548 = Total 1.310

21. Maluku Utara – Sapi 3.041 – Kambing 902 = Total 3.943

22. Nusa Tenggara Barat – Sapi 514 – Kambing 553 = Total 1.067

23. Nusa Tenggara Timur – Sapi 4.440 – Kambing 4.050 = Total 8.490

24. Papua – Sapi 1.987 – Kambing 386 = Total 2.373

25. Papua Barat – Sapi 1.675 – Kambing 106 = Total 1.781

26. Riau – Sapi 46.023 – Kambing 5.628 = Total 51.651

27. Sulawesi Barat – Sapi 4.217 – Kambing 338 = Total 4.555

28. Sulawesi Selatan – Sapi 52.325 – Kambing 5.103 = Total 57.428

29. Sulawesi Tengah – Sapi 6.242 – Kambing 1.194 = Total 7.436

Baca Juga: LKAAM Kaji Pasal untuk Perkarakan Abu Janda

30. Sulawesi Tenggara – Sapi 5.897 – Kambing 1.135 = Total 7.032

31. Sulawesi Utara – Sapi 3.355 – Kambing 433 = Total 3.788

32. Sumatera Barat – Sapi 94.204 – Kambing 12.072 = Total 106.276

33. Sumatera Selatan – Sapi 20.726 – Kambing 38.946 = Total 59.672

34. Sumatera Utara – Sapi 10.482 – Kambing 5.873 = Total 16.355

Total: Sapi 676.866 – Kambing 1.355.887 = Total 2.032.753 ekor hewan kurban.

Menutup keterangannya, Arsad berharap konsistensi masyarakat dalam menjalankan ibadah ini dapat terus dipertahankan demi kebaikan bangsa. 

"Data ini menunjukkan bahwa semangat berkurban masyarakat Indonesia tetap terjaga. Kami berharap manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas dan semakin memperkuat nilai persaudaraan, kepedulian sosial, serta pemerataan akses gizi bagi masyarakat,” ucap Arsad. (cc1)

Sumber: Kemenag

Editor : Adetio Purtama
#Iduladha 1447 H #kurban #kemenag