Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Disway Awards 2026: Mahyeldi Raih Penghargaan Penggerak Ekonomi Umat

Hendra Efison • Kamis, 11 Juni 2026 | 21:10 WIB
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi (kanan) menerima Disway Top Regional Leader Awards 2026 kategori Penggerak Ekonomi Umat dan Budaya Halal di Hotel JW Marriott Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi (kanan) menerima Disway Top Regional Leader Awards 2026 kategori Penggerak Ekonomi Umat dan Budaya Halal di Hotel JW Marriott Jakarta, Kamis (11/6/2026).

JAKARTA, PADEK.JAWAPOS.COM – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meraih Disway Top Regional Leader Awards 2026 kategori Penggerak Ekonomi Umat dan Budaya Halal setelah dinilai berhasil memperkuat UMKM, ekonomi kerakyatan, serta ekosistem halal yang berdampak pada pembangunan daerah.

Penghargaan tingkat nasional itu diserahkan dalam malam penganugerahan Disway National Network (DNN) di Hotel JW Marriott Jakarta, Kamis (11/6/2026), bersama sejumlah kepala daerah berprestasi dari berbagai wilayah Indonesia.

Pengakuan tersebut menjadi capaian penting bagi Sumbar yang dalam beberapa tahun terakhir konsisten mengembangkan ekonomi berbasis masyarakat dengan mengintegrasikan nilai budaya dan keagamaan dalam pembangunan.

DNN melakukan penilaian melalui sejumlah indikator, mulai dari tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, penguatan ekonomi daerah, pengembangan UMKM, reformasi birokrasi, hingga kepemimpinan kepala daerah.

Ekonomi Umat Jadi Kekuatan Baru Sumbar

Dalam penilaian tersebut, Mahyeldi dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang melibatkan pelaku usaha kecil, koperasi, dan sektor ekonomi berbasis masyarakat.

Selain itu, Pemprov Sumbar juga aktif memperluas pengembangan industri halal yang mencakup sektor kuliner, fesyen, pariwisata, hingga produk usaha mikro dan kecil.

Model pembangunan tersebut dinilai relevan dengan karakter masyarakat Sumbar yang memiliki keterikatan kuat terhadap nilai adat dan agama.

Usai menerima penghargaan, Mahyeldi mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat Sumbar.

"Penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Sumatera Barat. Keberhasilan ini lahir dari kerja bersama pemerintah, pelaku usaha, ulama, akademisi, tokoh adat, dan seluruh pihak yang terus mendukung pembangunan daerah," ujar Mahyeldi.

Budaya Halal Dorong Daya Saing Daerah

Mahyeldi menegaskan budaya halal yang dikembangkan di Sumbar tidak hanya berkaitan dengan produk dan layanan, tetapi juga menyangkut nilai integritas, kualitas, dan keberlanjutan.

Menurutnya, penguatan budaya halal menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan daya saing daerah di tengah persaingan ekonomi yang semakin ketat.

Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat dukungan terhadap UMKM dan koperasi agar mampu menghasilkan produk yang kompetitif di pasar nasional maupun global.

"Kami ingin ekonomi umat menjadi motor pertumbuhan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata," katanya.

Penghargaan Jadi Motivasi Perkuat UMKM

Sementara itu, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Pemprov Sumbar untuk mempercepat berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Fokus pembangunan ke depan tetap diarahkan pada penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pengembangan industri halal yang berkelanjutan.

Mahyeldi menilai falsafah adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah menjadi modal sosial penting dalam membangun daerah yang maju tanpa kehilangan identitas budaya.

Dengan penghargaan ini, Sumbar kembali memperoleh pengakuan nasional atas keberhasilannya menggabungkan pembangunan ekonomi, pelestarian budaya, dan penguatan nilai keagamaan dalam satu arah kebijakan pembangunan daerah.(*)

Editor : Hendra Efison
#ekonomi umat Sumbar #budaya halal Sumbar #Disway Top Regional Leader Awards 2026 #gubernur sumbar #Mahyeldi