Dalam wawancara di Barca One, Laporta menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut dan mengungkapkan optimismenya terhadap masa depan tim bersama Flick.
Laporta mengakui bahwa keputusan untuk mengganti Xavi bukan hal yang mudah.
"Kami yakin bahwa yang terbaik untuk tim ini adalah pelatih baru yang percaya pada skuad ini, dan yakin mereka bisa mengalahkan tim manapun dengan pemain-pemain ini," jelasnya.
Pilihan Laporta jatuh pada Flick karena beberapa alasan. Pertama, Flick memiliki pengetahuan mendalam tentang skuad Barcelona saat ini.
"Kami tahu Hansi Flick jauh lebih mengenal skuad saat ini daripada yang kami perkirakan," kata Laporta.
Kedua, Flick memiliki pengalaman dan mentalitas yang tepat untuk melatih Barcelona.
"Deco dan Bojan bertemu dengan Flick untuk mengetahui kesediaannya melatih Barca. Deco memberikan laporan positif, melihat seorang pelatih berpengalaman dengan rasa tanggung jawab dan filosofi permainan yang sesuai dengan Barcelona: pressing, penguasaan bola, dan transisi," ungkap Laporta.
Laporta pun yakin Flick akan mampu memaksimalkan potensi pemain Barcelona. "Kami meminta Flick untuk menang dan dia mengatakan kepada kami bahwa dia bisa mengeluarkan performa terbaik dari tim ini," tambahnya.
Lebih lanjut, Laporta mengungkapkan bahwa dia telah lama tertarik dengan Flick. "Saya sudah memikirkannya sebelum Xavi datang. Saya ingin merekrutnya saat itu, tetapi dia sudah berkomitmen dengan tim nasional Jerman," kata Laporta.
Laporta juga yakin Flick akan mampu beradaptasi dengan tekanan di Barcelona. "Dia sudah tahu banyak tentang apa yang saya katakan kepadanya, karena Barcelona adalah klub global. Dia juga memiliki rumah di Formentera, jadi dia cukup mengenal lingkungan di sini," jelas Laportaseperti dilansir dari Mundo Deportivo.
Terakhir, Laporta menegaskan bahwa Flick akan tetap melanjutkan tradisi Barcelona dalam mempromosikan pemain muda dari La Masia.
"Dia melihat permata yang kami miliki dari La Masia, seperti Balde, Nico, Gavi yang telah kembali, Fermín, Araujo, Lamine, Cubarsi... plus Pedri. Dia sangat antusias karena mereka adalah pemain masa kini dan masa depan. Jika kita tambahkan Gundogan, De Jong, dan Lewandowski ke dalam tim ini, pelatih sangat termotivasi untuk memaksimalkan potensi tim ini," jelasnya.(*)