Pertandingan yang dipimpin wasit Francois Letexier asal Prancis ini, diprediksikan akan berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama memiliki kekuatan dan ambisi besar untuk meraih gelar juara.
Inggris tampil di Euro 2024 dengan ekspektasi tinggi dan jadi salah satu tim favorit. Final kali ini menjadi kesempatan ketiga bagi Inggris untuk meraih juara pertama kalinya dalam sejarah.
Performa di babak penyisihan grup sempat menuai keraguan dan kritikan tajam. Ketika itu, The Three Lions hanya mampu meraih satu kemenangan dari tiga pertandingan.
Gareth Southgate kemudian berhasil membangkitkan semangat timnya di babak sistem gugur.
Gol penentu Jude Bellingham di menit-menit akhir melawan Slovakia seakan menjadi momen pembuka jalan mereka menuju babak final.
Selanjutnya Inggris bisa mengalahkan Swiss melalui drama adu penalti di perempat final dan menyingkirkan Belanda di semi-final.
Saat menghadapi Belanda di semi-final, Xavi Simons memberi tim Oranje keunggulan lebih dulu. Tapi, Inggris membalas melalui Kane dan pemain pengganti Ollie Watkins untuk mengamankan tempat di final Berlin.
Baca Juga: Watkins Bawa Inggris Jumpa Spanyol di Final Euro 2024, Keputusan Southgate Dipuji
Southgate telah memberikan pesan penuh semangat kepada para pemainnya untuk menghadapi Spanyol di final.
"Saya tidak percaya pada dongeng, tetapi saya percaya pada mimpi, dan kita punya mimpi besar, tetapi kita harus mewujudkannya," kata Southgate.
Sementara itu, Spanyol melaju ke final dengan status tim favorit setelah berhasil memenangkan seluruh pertandingan di babak penyisihan grup dan sistem gugur.
Sebagai tim dengan kemenangan terbanyak dalam satu edisi Euro, tim besutan Luis de la Fuente menunjukkan performa permainan menyerang yang indah dan efektif.
Baca Juga: Prancis Tumbang! Spanyol ke Final Euro 2024, Lamine Yamal Cetak Gol Bersejarah
Kehadiran pemain muda berbakat seperti Lamine Yamal dan Nico Williams menjadi kunci kekuatan tim La Furia Roja.
Yamal dan Williams telah menunjukkan kemampuan yang jauh melampaui usia mereka.
Penampilan dominan di babak penyisihan grup membuat Spanyol meraih poin maksimal, dengan mencetak lima gol dan tidak kebobolan satu pun.
Juara Euro tiga kali itu melanjutkan performa mereka di babak sistem gugur saat mengalahkan Georgia, Jerman, dan Prancis dengan mudah.
Baca Juga: 300 Atlet Ikuti Kejuaraan Karate Tingkat Kota Pariaman
Pembalikan keadaan mereka dalam waktu empat menit saat melawan Prancis di babak semi-final sangat mengesankan. Yamal mencetak gol yang bisa dibilang sebagai gol terbaik laga tersebut untuk memulai kebangkitan.
"Kami tahu bahwa jika kami tidak bermain di atas level yang telah kami tunjukkan sejauh ini, tidak sepenuhnya fokus, kami tidak akan bisa menang besok jika kami tidak melakukan semua itu. Tetapi, saya tahu tim saya memiliki semua itu, dengan rasa hormat yang sebesar-besarnya kepada lawan kami, kami sangat fokus untuk menang," ungkapnya seperti dilansir Dailymail.
Berdasarkan statistik di Euro 2024 yang dibagikan SofaScore, tim Luis de la Fuente memiliki selisih gol, peluang dan tembakan per pertandingan yang lebih baik dibandingkan Inggris.
Meskipun secara statistik menyerang Spanyol lebih unggul, Inggris memiliki catatan pertahanan yang lebih baik dengan rata-rata penguasaan bola yang sedikit lebih tinggi dibanding Spanyol.
Dalam sejarahnya, Spanyol dan Inggris telah berhadapan sebanyak 27 kali, dengan 10 kemenangan menguntungkan Spanyol , 13 Inggris dan hanya 4 kali seri.
Laga terakhir terjadi tahun 2018, dalam duel Nations League di Seville yang berakhir dengan kemenangan Inggris 3-2.
Dari semua pertandingan tersebut, hanya ada satu kali hasil imbang tanpa gol, yaitu pada Piala Dunia 1982.(*)
Prediksi Susunan Pemain:
Inggris: Pickford; Walker, Stones, Guehi; Saka, Mainoo, Rice, Trippier; Foden, Bellingham, Kane.
Spanyol: Unai Simon; Carvajal, Le Normand, Laporte, Cucurella; Rodri, Fabian, Dani Olmo; Lamine Yamal, Morata, Nico Williams.(*)