Breaking akan berlangsung pada 9 dan 10 Agustus di Place de la Concorde, Paris, menandai momen bersejarah bagi olahraga dance ini.
Pada hari Jumat (9/8/2024), para B-Boys dan B-Girls dari seluruh dunia akan tampil di panggung ikonik Paris untuk memperebutkan gelar perdana Olimpiade dalam cabang ini.
Sebanyak 32 atlet—16 B-Boys dan 16 B-Girls—akan berlaga untuk memperebutkan gelar juara.
Dua kuota tuan rumah diberikan kepada Prancis, sementara empat tempat Universality disediakan untuk memastikan representasi global.
Sisa tempat diperebutkan melalui kejuaraan dunia, ajang kontinen, dan Olimpiade Qualifier Series (OQS) yang diadakan di Shanghai dan Budapest.
Breaking memiliki akar yang dalam di Bronx, New York pada tahun 1970-an sebagai bagian dari budaya hip-hop, menggabungkan gerakan atletik seperti putaran dan flip.
Setelah diperkenalkan di Youth Olympic Games Buenos Aires 2018, breaking kini menjadi salah satu cabang olahraga baru di Olimpiade Paris 2024.
Kompetisi ini akan diadakan dalam format yang intensif: empat babak kompetisi dilakukan dalam waktu sedikit lebih dari lima jam.
Pada hari pertama, B-Girls akan bersaing, sementara B-Boys akan tampil pada hari kedua.
Kompetisi dimulai dengan babak round-robin yang terdiri dari empat grup masing-masing berisi empat peserta.
Dua teratas dari setiap grup akan melaju ke perempat final, semi-final, dan perebutan medali.
Penilaian Juri
Para juri menilai para breakdance berdasarkan lima kategori: musikalitas, kosakata, orisinalitas, teknik, dan eksekusi. Setiap kategori menyumbang 20 persen dari skor.
Pertarungan adalah yang terbaik dari tiga ronde, yang juga dikenal sebagai throwdown.
Setiap breaker memiliki waktu 60 detik untuk menyelesaikan rutinitas dalam throwdown.
Atlet dapat dihukum karena berperilaku buruk.
Disambut Antusias
B-Boy asal Kanada, Phil Wizard menyambut antusias debut breaking di Olimpiade Paris 2024.
“Ini adalah proses panjang yang telah kami lalui dengan persiapan lebih dari dua tahun, dan semua ini terjadi akan dalam satu hari. Ada banyak kegembiraan dan kecemasan, dan kami semua menantikan dunia melihat breaking," ungkap Wizard.
B-Boy Shigekix dari Jepang juga mengungkapkan antusiasmenya.
“Saya bersyukur breaking mendapatkan perhatian besar. Meskipun kami semua merasa gugup dan bersemangat, saya harus tetap fokus dan profesional dalam kompetisi ini," kata Shigekix.(*)
Editor : Heri Sugiarto