PADEK.JAWAPOS.COM-Setelah empat tahun lebih berkubang di kasta kedua Liga 2, Semen Padang FC kembali melakoni laga di kasta tertinggi kompetisi tanah air hari ini. Borneo FC akan menjadi lawan perdana runner up Liga 2 musim lalu itu.
Hanya saja, meski berstatus tuan rumah Kabau Sirah –julukan Semen Padang FC— tidak akan bermain di Stadion H Agus Salim, Padang. Pasalnya, stadion yang menjadi home base tim kebanggaan urang awak ini sedang dalam renovasi.
Laga pun akan digelar di Stadion STIK, Jakarta, tanpa penonton (siaran langsung di Indonsiar, pukul 19.00 WIB). Pasalnya, Kabau Sirah harus menjalani laga tanpa penonton saat menjadi tuan rumah sebanyak tiga kali. Sanksi itu didapat setelah terjadi kerusahaan suporter pada laga kedua final Liga 2 musim lalu di Stadion H Agus Salim, Padang.
Dalam laga malam ini, Semen Padang FC membawa delapan pemain asing yang mereka miliki. Namun demikian, poin yang diincar tidak muluk-muluk. Hal tersebut terungkap dalam jump apers jelang laga, kemarin.
”Kami bicara realistis. Yang penting besok (malam ini, red) tanding habis-habisan. Masalah hasil serahkan kepada yang di atas (Tuhan, red),” papar Pelatih Kepala Semen Padang FC Hendri Susilo.
Dia berharap, anak asuhnya tampil sesuai dengan apa yang diinginkan. ”Semua tim ingin seperti itu, makanya, besok (malam ini, red) para pemain juga akan berjuang untuk laga perdana ini,” ujarnya.
Hanya saja Hendri Susilo mengakui, banyak masalah saat awal mengumpulkan para pemain. Tapi seringnya mereka melakukan latihan bersama dan memadukan pola permainan, perlahan performa mereka pun meningkat. ”Performa para pemain ini perlahan-lahan mulai bangkit dan ada peningkatan di setiap latihan. Saya berharap mereka bisa bermain maksimal,” tekannya.
Sementara itu, bek kiri Semen Padang FC Miftah Anwar Sani mengungkapkan, pertandingan perdana melawan Borneo FC adalah momen yang ditunggu-tunggu dan dipersiapkan oleh semua pemain. ”Saya mewakili kawan-kawan pemain sudah siap untuk laga besok. Mudah-mudahan besok kami mengawali kompetisi dengan hasil yang bagus,” ucapnya.
Di sisi lain, Borneo FC bertekad meraih kemenangan demi memburu start apik musim ini. Hal itu diutarakan oleh sang pelatih Pieter Huistra dalam sesi jumpa wartawan, kemarin (11/8) sore. Pelatih asal Belanda itu mengatakan bahwa laga perdana adalah pertandingan penting untuk dihadapi. Namun pelatih 57 tahun tersebut menegaskan dirinya selalu menekankan kepada tim untuk memiliki mental ingin menang.
”Kami baru saja menjalani pra-musim yang cukup bagus. Tapi menghadapi Semen Padang FC adalah pertandingan penting, ini laga perdana di kompetisi. Bagi kami tentu ingin meraih hasil bagus di laga perdana ini untuk memudahkan pertandingan ke depannya,” terang Pieter.
Kendati optimistis, Pieter mengatakan bahwa timnya tidak boleh menganggap remeh Semen Padang. Menurutnya, tim yang baru promosi itu memiliki kualitas cukup bagus. Pieter menyebut dirinya telah menyelesaikan beberapa pertandingan Kabau Sirah pada musim lalu saat bermain di Liga 2.
”Menghadapi Semen Padang akan menjadi laga menarik. Kami sudah melihat beberapa video tentang bagaimana mereka bermain di musim lalu dan beberapa video Sementara Padang saat uji coba pra-musim kemarin. Kami lihat nanti bagaimana tim ini bekerja,” ucap dia.
Senada, kapten tim Borneo FC Stefano Lilipaly mengatakan bahwa pertandingan perdana ini tidak akan mudah. Namun untuk memudahkan langkah berikutnya, tidak ada pilihan lain kecuali membawa pulang tiga poin ke Samarinda.
”Seperti kata pelatih, ini pertandingan yang harus dimenangkan untuk melakukan start bagus musim ini,” ujar Stefano. (cr2/don/jpg)
Editor : Novitri Selvia