Haaland kini mencatatkan sembilan gol dalam empat pertandingan pertama musim ini, dan menjadikannya pemain pertama dalam sejarah Premier League yang mencetak gol sebanyak itu di awal musim.
Haaland, yang sempat diragukan tampil karena berduka atas kematian teman dekat keluarganya, membuktikan dirinya tetap dalam performa terbaik.
Brentford, di bawah asuhan Thomas Frank, sempat memberikan perlawanan sengit di babak pertama.
Yoane Wissa mencetak gol tercepat musim ini setelah hanya 22 detik berlalu, memberikan keunggulan awal bagi Brentford.
Tim tamu tampil dominan di 45 menit pertama, dengan lebih banyak penguasaan bola dan menciptakan peluang yang lebih tinggi berdasarkan expected goals dibandingkan Manchester City.
Namun, ketajaman Haaland di depan gawang membuat perbedaan. Gol-golnya sebelum jeda memastikan City tetap unggul meski Brentford mendominasi.
Haaland nyaris mencetak hat-trick dalam tiga pertandingan berturut-turut, tapi tendangannya hanya membentur tiang gawang.
Di babak kedua, Manchester City semakin mengontrol permainan, terutama setelah kembalinya Rodri yang baru pulih.
Haaland mendapat beberapa peluang lagi, tapi kiper Brentford, Mark Flekken berhasil melakukan penyelamatan penting.
Kemenangan ini membuat Manchester City mencatatkan empat kemenangan dari empat pertandingan.
The Citizens menjaga rekor sempurna mereka dalam upaya mempertahankan gelar Premier League.
Pelatih Man City Pep Guardiola memuji performa Brentford setelah pertandingan:
"Saya tidak ingat dalam delapan atau sembilan tahun terakhir ada tim yang bermain seperti Brentford di 30 menit pertama. Kami tidak dalam performa terbaik dan mereka layak unggul 0-2. Setiap kali mereka menguasai bola, mereka menciptakan peluang. Bola panjang, memenangkan duel, umpan pendek, memecah lini pertahanan kami," jelasnya.
Pep menambahkan bahwa Brentford adalah tim yang luar biasa.
"Kami selalu kesulitan sejak mereka promosi, semua pertandingan melawan Thomas selalu sulit. Mereka bermain sangat baik dan kami cukup beruntung. Babak kedua adalah yang terbaik bagi kami, dan kami menciptakan banyak peluang serta bisa mencetak lebih banyak gol."(*)
Editor : Heri Sugiarto