Setelah enam tahun absen dari kompetisi ini, Monaco menunjukkan performa energik dan penuh semangat, terutama setelah gol pembuka yang dicetak oleh Maghnes Akliouche pada menit ke-16.
Akliouche sebagai gelandang, mencetak gol indah dengan tembakan rendah ke sudut kiri bawah gawang Ter Stegen setelah menerima umpan dari kanan.
Keunggulan tim berjuluk Les Rouge et Blanc berlangsung hingga menit ke-28, saat Lamine Yamal berhasil menyamakan kedudukan bagi Barcelona.
Yamal, yang baru berusia 17 tahun dan 68 hari, menunjukkan kualitasnya dengan memanfaatkan bola tinggi dan menembak ke gawang setelah mengalahkan Vanderson.
Meski harus bermain dengan sepuluh orang setelah Eric García mendapat kartu merah di awal pertandingan, Barcelona terus berjuang keras untuk mengembalikan struktur permainan. Namun, Monaco tidak gentar dan terus tampil menyerang.
Di babak kedua, pada menit ke-71, George Ilenikhena, pemain pengganti berusia 18 tahun, mencetak gol kedua untuk Monaco setelah menerima umpan panjang dari Vanderson, dan membawa tuan rumah unggul. Ilenikhena tampil tenang dan terampil dalam menyelesaikan peluang.
Menjelang akhir pertandingan, VAR melakukan tinjauan atas dugaan penalti untuk Barcelona. Namun keputusan tersebut dibatalkan karena tidak ada pelanggaran yang terjadi.
Pemain Barcelona Inigo Martínez mengamankan bola dengan cara yang benar di dalam kotak penalti, tanpa melakukan pelanggaran terhadap lawan.
Kemenangan ini menandai kembalinya Monaco ke pentas Liga Champions dengan performa yang meyakinkan, sementara Barcelona harus mengevaluasi strategi setelah mengalami kekalahan ini.
Barca berharap mendapatkan hasil lebih baik di pertandingan kedua fase liga melawan Young Boys dari Swiss pada 1 Oktober.
Sebelum itu, Barca masih memiliki tiga laga La Liga yang harus dilalui, dimulai dengan menghadapi Villarreal di kandang pada hari Minggu mendatang.(*)
Editor : Heri Sugiarto