PADEK.JAWAPOS.COM-PADEK Cup 2 2024 resmi ditutup dengan penuh semarak, Minggu (21/12). Kompetisi yang berlangsung di lapangan sepak bola FIK UNP Padang ini, menghadirkan berbagai pertandingan menarik yang berakhir dengan kemenangan tim-tim terbaik dari tiga provinsi, yaitu Sumatera Barat, Riau, dan Jambi.
Pada kategori KU 12, tim Dewa 24 berhasil mencetak sejarah dengan merebut peringkat pertama dan kedua setelah kemenangan gemilang 3-1 di babak final. Di kategori KU 10, tim BBC Batuang Taba tampil dominan dengan kemenangan telak 4-0 melawan perwakilan Provinsi Jambi, SSB Tapaseh Jambi.
Tim SSB Dewa 24 yang meraih juara pertama, memperoleh trofi, medali, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp 4 juta. Sedangkan apresiasi untuk juara kedua yang mereka peroleh yaitu trofi, medali, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp 3 juta.
Sedangkan juara ketiga, SSB Ganda Muaro Bodi, meraih trofi, medali, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp 2 juta. Lalu peraih peringkat keempat, PBS Padang Panjang, membawa pulang trofi, medali, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp 1 juta.
Untuk KU 10, BBC Batuang Taba yang menjadi juara pertama, menerima trofi, medali, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp 4 juta. Lalu juara kedua, SSB Tapaseh Jambi, mendapatkan trofi, medali, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp 3 juta.
Sementara juara ketiga PSC Kota Pariaman, memperoleh trofi, medali, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp 2 juta. Dan peringkat keempat, Gajah Tunggal SS Kuangsin, mendapat trofi, medali, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp 1 juta.
Dalam ajang ini, pemain terbaik dari KU 12 yaitu Leonel Danish Kichiro dari SSB Dewa 24. Sedangkan pemain terbaik KU 10 yaitu Haqsya Khairi Atallah (BBC Batuang Taba). Lalu untuk top skor KU 12 yaitu M. Ichsan Farel (PBS Padangpanjang) dengan 4 gol.
Sementara top skor KU 10 adalah Yoga Refano (BBC Batuang Taba) dengan 7 gol. Masing-masing penerima penghargaan individu (pemain terbaik dan top skor), mendapatkan trofi dan uang pembinaan sebesar Rp 250 ribu.
Manajer EO Two Efly mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara ini. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi berbagai pihak yang membuat kompetisi ini sukses. “Kolaborasi besar ini adalah kunci keberhasilan. Terima kasih untuk kerja keras dan kebersamaan yang luar biasa,” ujarnya penuh apresiasi.
Efly juga menegaskan komitmen Padang Ekspres untuk terus menyelenggarakan PADEK Cup dengan lebih baik di masa mendatang. “PADEK Cup adalah kebanggaan kita bersama. Kami akan terus berbenah untuk menjadikan gelaran berikutnya lebih sukses dan bermakna,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Padek Cup 2 2024 jauh lebih luas cakupannya. Jika Padek Cup 1 pesertanya hanya lokal Sumbar, ajang kedua ini mendatangkan pemain dari tiga provinsi. Yakni Sumbar, Jambi dan Riau. Totalnya sebanyak 77 tim, yang terdiri dari 30 tim KU 10 dan 47 tim KU 12.
Padek Cup bukan hanya ajang pertandingan, tetapi juga wahana pembinaan generasi muda melalui olahraga. Dengan semangat kompetisi yang sportif, acara ini kembali menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun talenta sepakbola muda Indonesia. Banyak yang berharap iven ini terus digelar setiap tahunnya. (yud)
Editor : Novitri Selvia