Kemenangan ini memastikan Milan melaju ke final Supercoppa Italia menghadapi rival sekota, Inter Milan.
Milan tampil tanpa sejumlah pemain kunci, termasuk Rafael Leao, Samuel Chukwueze, Ruben Loftus-Cheek, dan Alessandro Florenzi yang cedera.
Yunus Musah juga belum sepenuhnya fit, sementara pelatih baru Sergio Conceicao memilih formasi 4-3-3 untuk menghadapi Juventus.
Milan yang baru saja memecat Paulo Fonseca pada awal pekan ini, harus menghadapi tantangan berat.
Di sisi lain, Juventus juga tampil dengan skuad yang sedikit pincang. Tanpa kehadiran Gleison Bremer, Juan Cabal, dan Arek Milik yang cedera, Juventus tetap memberikan perlawanan yang ketat.
Juventus sempat unggul lebih dulu lewat gol Kenan Yildiz yang menggantikan Francisco Conceicao pada menit ke-21.
Yildiz memanfaatkan umpan panjang dari Samuel Mbangula dan menaklukkan kiper Milan, Mike Maignan, dengan tendangan keras ke sudut atas gawang.
Milan berusaha membalas dan hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-55. Theo Hernandez mendapatkan umpan silang, tapi sundulannya melambung jauh di atas mistar gawang.
Juventus sempat mengancam melalui percobaan dari Kenan Yildiz dan Dusan Vlahovic, namun tidak ada gol tambahan tercipta.
AC Milan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan setelah Manuel Locatelli menjatuhkan Christian Pulisic di kotak penalti.
Pulisic dengan tenang mengeksekusi penalti pada menit ke-71, meskipun kiper Juventus, Michele Di Gregorio, sempat menggapai bola.
Setelah gol penalti tersebut, Milan semakin menguasai permainan. Pada menit ke-75, Musah mengirim bola silang yang mengenai kaki Federico Gatti dan mengecoh Di Gregorio. Gol bunuh diri itu membawa Milan unggul 2-1.
Juventus yang sempat memberikan perlawanan, gagal menciptakan peluang berbahaya setelahnya. Pertandingan berakhir dengan kemenangan Milan.
Dengan hasil ini, AC Milan melaju ke final Supercoppa Italiana bertemu Inter Milan pada Selasa (7/1/2025) dini hari WIB di Kingdom Arena, Riyadh, Arab Saudi.
Kemenangan di Piala Super Italia di awal tahun 2025 ini memberikan angin segar bagi Milan di bawah kepemimpinan Sergio Conceicao yang berhasil memberikan dampak positif di debutnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto