Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pinjamkan Lima Pemain, Persib Bandung Berharap Bisa Atasi Degradasi Sriwijaya FC

M Algredi • Senin, 6 Januari 2025 | 11:44 WIB

Para pemain Sriwijaya FC.
Para pemain Sriwijaya FC.
PADEK.JAWAPOS.COM—Sriwijaya FC harus menjalani laga play off degradasi Liga 2 musim 2024/2025, pasca tak mampu menambah poin selama babak penyisihan di Grup 1 berlangsung.

Sriwijaya FC berpotensi degradasi di Liga 2 karena beberapa faktor utama, yaitu krisis finansial dan kesulitan dalam mempertahankan pemain bintang.

Klub ini berusaha mengatasi masalah ini dengan berbagai langkah, termasuk meminjamkan pemain dari Persib Bandung untuk membantu mereka bertahan di Liga 2 musim depan.

Persib Bandung dikabarkan meminjamkan lima pemain inti ke Sriwijaya FC untuk membantu klub tersebut menghindari degradasi ke Liga 3.

Persib Bandung meminjamkan lima pemain, yang terdiri dari empat pemain lokal dan satu pemain asing. Berikut daftar pemain yang dipinjamkan:

  1. Dedi Febrian (Posisi: Kiper)
  2. M Akbar Najmi (Posisi: Bek Tengah)
  3. Naufal Rizky Kusuma (Posisi: Bek Tengah)
  4. Dadang Supena (Posisi: Penyerang Sayap)
  5. Muhammad Daffa Fadlullah Putra Sofyan (Posisi: Penyerang Sayap Kiri)

Sriwijaya FC berada di posisi ke-8 klasemen Grup 1 Liga 2 dan membutuhkan kemenangan di dua laga terakhir agar bisa keluar dari zona degradasi.

Persib Bandung, yang memiliki kedekatan dengan Sriwijaya FC, memberikan bantuan dengan meminjamkan pemain-pemain tersebut untuk meningkatkan performa tim dan membantu mereka bertahan di Liga 2 musim depan.

Selama ini Sriwijaya FC menghadapi masalah keuangan yang cukup serius. Klub ini berusaha mengatasi masalah ini dengan membuka investasi saham terbuka di publik dan memohon dukungan dari pemerintah daerah Sumsel.

Krisis finansial ini mempengaruhi berbagai aspek operasional klub, termasuk pembayaran gaji pemain dan pengeluaran lainnya.

Selain krisis finansial, Sriwijaya FC juga menghadapi tantangan dalam menarik dan mempertahankan pemain bintang. Beberapa pemain bintang seperti Rio Hardiawan, Habibi A Jusuf, dan Muhammad Rifqi telah hengkang dari klub, yang memperburuk performa tim.

Pengurangan poin akibat kesalahan regulasi juga menjadi faktor yang memperparah situasi. Pola permainan yang cenderung monoton juga menjadi salah satu penyebab diskonsistensi Sriwijaya FC.

Klub ini tidak mampu menunjukkan performa yang konsisten selama musim tersebut, yang berdampak pada peringkat akhir mereka di Liga 2 Nusantara.

Sriwijaya FC juga mengalami pengurangan poin akibat kesalahan regulasi, yang memperburuk situasi mereka di klasemen. Kesalahan ini memperparah tantangan yang harus dihadapi oleh klub untuk keluar dari zona degradasi.

Kombinasi dari krisis finansial, kesulitan dalam menarik dan mempertahankan pemain bintang, pola permainan yang monoton, dan pengurangan poin akibat kesalahan regulasi menyebabkan Sriwijaya FC mengalami degradasi ke Liga 3.

Pemain-pemain yang dipinjamkan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pertandingan berikutnya, bermain untuk membantu Sriwijaya FC.

Dengan tambahan pemain-pemain baru, diharapkan Sriwijaya FC dapat memperbaiki performa mereka dan menghindari degradasi. (*)

Editor : Adetio Purtama
#liga 2 #sriwijaya fc #persib bandung #Persib bandung pinjamkan pemain ke Sriwijaya FC