Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Manchester City vs Real Madrid: Ancelotti Berpikir Keras, Guardiola Akui Sulit Kontrol Vinicius, Mbappe, Rodrygo dan Bellingham

Heri Sugiarto • Selasa, 11 Februari 2025 | 23:40 WIB

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti dan Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (Foto: Dok. Bein Sports)
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti dan Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (Foto: Dok. Bein Sports)
PADEK.JAWAPOS.COM-Dua raksasa Eropa: Real Madrid dan Manchester City kembali bertemu di fase gugur Liga Champions 2024/2025, setelah tiga musim terakhir selalu berhadapan di babak akhir.

Pemenang dari laga ini sebelumnya selalu berhasil mengangkat trofi sehingga menjadikan pertandingan ini berpeluang sebagai penentu calon juara.

Leg pertama akan berlangsung di Etihad Stadium pada Rabu dini hari pukul 03:00 WIB (12/2).

Pelatih Carlo Ancelotti meyakini bahwa pemenang Liga Champions musim ini akan lahir dari duel ‘Clasico’ modern antara Real Madrid dan Manchester City ini.

Meski Manchester City menunjukkan performa yang kurang konsisten musim ini, Ancelotti tetap menganggap Pep Guardiola sebagai pelatih terbaik di dunia.

Ancelotti yang telah memenangkan lima trofi Liga Champions sebagai pelatih, menyadari tantangan besar menghadapi City.

“Selalu menjadi tantangan berat menghadapi Manchester City. Ini akan menjadi laga sulit dan sulit diprediksi. Semua akan bergantung pada sikap dan kepercayaan diri tim,” ujar Ancelotti dalam konferensi pers di Manchester.

Pelatih asal Italia ini menambahkan bahwa duel ini sudah terasa seperti ‘Clasico’ karena frekuensi pertemuan keduanya di kompetisi ini.

“Ini adalah pertandingan paling sulit yang bisa kami hadapi, terlepas dari performa lawan. Mereka adalah salah satu tim terbaik di Eropa dan memiliki pelatih terbaik. Guardiola selalu menghadirkan ide-ide baru yang membuat kami harus berpikir keras,” tambahnya.

Ancelotti juga yakin bahwa tim yang lolos dari duel ini akan menjadi juara Liga Champions musim ini.

“Saya yakin tim yang lolos dari laga ini akan memenangkan kompetisi,” tegasnya.

Real Madrid menghadapi pertandingan ini dengan kondisi skuat yang tidak ideal. Los Blancos hanya meraih satu poin dalam dua laga terakhir La Liga, dan membuat keunggulan di puncak klasemen terpangkas menjadi satu poin.

Selain itu, Ancelotti harus kehilangan beberapa pemain bertahan akibat cedera, termasuk Lucas Vazquez, Antonio Rudiger, David Alaba, Eder Militao, dan Dani Carvajal.

“Kami tetap bisa kompetitif meskipun dalam situasi darurat ini,” kata Ancelotti.

Real Madrid tetap bakal mengandalkan lini serang yang menakutkan. Rodrygo, Vinicius Junior, Jude Bellingham, dan Kylian Mbappe dipastikan tampil dalam pertandingan ini.

Guardiola Optimistis dan Tenang

Pep Guardiola pun mengakui bahwa duel ini telah berkembang menjadi persaingan klasik dalam satu dekade terakhir.

“Dalam beberapa tahun terakhir, pertemuan antara Manchester City dan Real Madrid telah menjadi duel besar. Kami saling mengalahkan dan selalu bertemu di momen-momen krusial. Dalam 10 tahun terakhir, ini sudah menjadi Clasico,” ujar Guardiola.

Terkait lini depan Madrid yang dihuni empat pemain bintang, Guardiola menyatakan sulit mengontrol mereka sepanjang pertandingan.

“Mustahil untuk mengontrol Vinicius, Mbappe, Rodrygo, dan Bellingham selama 90 atau 180 menit. Mereka memiliki keterampilan luar biasa dan bisa beradaptasi melawan lawan manapun. Namun, kami akan mencoba mengendalikan permainan dan meraih hasil positif untuk dibawa ke Bernabeu,” jelasnya.

Tapi, Guardiola optimistis dengan peluang timnya, meskipun mengakui bahwa musim ini Manchester City kurang stabil dibanding sebelumnya.

“Kami tahu bagaimana harus bermain besok. Kami punya rencana dan saya harap kami bisa lolos ke babak berikutnya. Musim ini kami tidak stabil, tetapi kami selalu bangkit. Saya optimistis dan tenang. Para pemain sangat antusias menghadapi laga ini,” pungkasnya.

Dengan kualitas kedua tim yang sangat tinggi dan sejarah pertemuan yang selalu penuh drama, duel ini diprediksi akan menjadi salah satu laga paling menarik musim ini.

Pertandingan pertama di Etihad Stadium akan menjadi penentu awal sebelum laga penentuan di Santiago Bernabeu.

Rekor Pertemuan Madrid vs City

Madrid menyingkirkan City dalam semifinal dramatis pada musim 2021/2022 dan perempat final musim lalu, kemudian berhasil memenangkan trofi pada masing-masing kesempatan.

Sebaliknya, City mengalahkan Madrid di semifinal dua musim lalu sebelum meraih gelar Liga Champions pertama.

Pada musim ini, juara bertahan Madrid memenangkan tiga laga terakhir untuk finis di peringkat ke-11 dalam fase liga perdana dengan 15 poin.

Sementara itu, City berada di peringkat ke-22 dengan jumlah poin sama, mengakhiri rentetan empat laga tanpa kemenangan dengan kemenangan comeback 3-1 atas Club Brugge pada Matchday 8 untuk mengamankan tempat di fase gugur.(*)

Statistik Pertemuan:

*) Semua 12 pertemuan sebelumnya antara kedua tim terjadi di Liga Champions.

Editor : Heri Sugiarto
#madrid vs city #jadwal liga champions #preview madrid vs city #carlo ancelotti #Jude Bellingham #city vs madrid #man city vs madrid #rodrygo #kylian mbappe #manchester city vs real madrid #liga champions #vinicius junior #manchester city #jadwal man city vs real madrid #real madrid #pep guardiola