Lamine Yamal menjadi bintang lapangan dengan satu gol spektakuler dan satu assist. Sementara Raphinha mencetak dua gol untuk memastikan langkah Blaugrana semakin dekat ke perempat final.
Jalannya Pertandingan
Barcelona membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Raphinha. Lamine Yamal melakukan aksi individu brilian dengan melewati Florentino di tepi kotak penalti sebelum memberikan umpan matang ke Raphinha, yang tak terkawal di sisi kiri.
Dengan tenang, winger asal Brasil itu menyarangkan bola menggunakan kaki kirinya, mengonversi start agresif Barcelona menjadi keunggulan awal.
Benfica merespons cepat melalui situasi bola mati. Andreas Schjelderup mengirim umpan sepak pojok yang sempat mengenai kepala Robert Lewandowski, membingungkan Ronald Araujo.
Nicolas Otamendi, yang berdiri bebas, menanduk bola dari jarak dekat. Wojciech Szczesny sempat menyentuhnya, tetapi tak cukup untuk menghalau bola yang melewati garis gawang.
Setelah nyaris mencetak gol di menit ke-24 lewat tendangan jarak jauh, Lamine Yamal akhirnya nenambah skor dengan gol spektakuler.
Pemain muda berbakat asal Spanyol ini melewati Tomas Araujo, lalu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur indah ke gawang Anatoliy Trubin.
Kiper Benfica hanya bisa berusaha menepis bola, namun keindahan gol tersebut mengingatkan banyak orang pada golnya di Euro 2024 melawan Prancis.
Barcelona memperlebar keunggulan sebelum jeda. Alejandro Balde melakukan solo run spektakuler dari area pertahanannya sendiri, melewati beberapa pemain Benfica sebelum mengirimkan umpan ke Raphinha.
Tanpa ragu, sang winger melepaskan tembakan menyilang yang tak mampu dihentikan Trubin. Wasit sempat menganulir gol karena dugaan offside, tetapi VAR mengoreksi keputusan tersebut.
Barcelona Makin Dekat ke Perempat Final
Meski dalam posisi menguntungkan, pasukan Hansi Flick tetap harus waspada menghadapi laga babak kedua agar tidak kehilangan momentum.(*)
Editor : Heri Sugiarto