Gol tunggal Kevin De Bruyne memastikan tiga poin penting bagi tim asuhan Pep Guardiola. Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor kemenangan The Citizens menjadi lima laga beruntun di semua kompetisi.
City sempat mendapat tekanan berat dari Wolves yang tampil impresif di awal pertandingan. Rayan Ait-Nouri dan Matheus Cunha nyaris membawa tim tamu unggul lebih dulu setelah dua kali menghantam tiang gawang. Bahkan, satu peluang Wolves juga berhasil disapu dari garis gawang oleh pertahanan City.
Namun, keunggulan kualitas tuan rumah akhirnya berbicara pada menit ke-35. Bermula dari kesalahan Andre Gomes di lini tengah, Jeremy Doku memanfaatkan ruang kosong di sisi kanan dan mengirimkan umpan matang ke De Bruyne.
Gelandang Belgia itu mencetak gol ke-108-nya di Premier League lewat penyelesaian khas yang elegan.
Setelah gol tersebut, City mengendalikan jalannya pertandingan dan menjaga keunggulan hingga peluit akhir.
Klasemen Liga Inggris
Kemenangan ini membawa Man City naik ke posisi ketiga klasemen sementara, terpaut tiga poin di bawah Arsenal.
Posisi ini memperbesar peluang City lolos ke Liga Champions musim depan dengan keunggulan empat poin atas peringkat keenam, meski telah memainkan satu laga lebih banyak.
Di sisi lain, hasil ini menghentikan tren kemenangan Wolves yang ditangani Vitor Pereira.
Meski kalah, performa Wolves tetap menjanjikan, namun kini posisi di klasemen terancam oleh Manchester United dan Everton yang mengintai di bawah.
Pemain Terbaik
Usai laga, De Bruyne yang dinobatkan sebagai pemain terbaik mengatakan bahwa ini adalah laga kandang keduanya yang terakhir bersama City.
"Saya tahu tinggal satu pertandingan lagi di sini. Saya hanya ingin terus memberikan yang terbaik seperti biasanya," ujarnya kepada Sky Sports usai laga.
"Banyak rekan sedih saya akan pergi, tapi itu bagian dari hidup. Saya bangga dengan performa saya dan ingin menutup musim ini dengan baik," ungkapnya.
Dengan hanya beberapa pertandingan tersisa, Manchester City semakin dekat ke target musim ini: mengamankan tiket ke Liga Champions dan menutup era Kevin De Bruyne dengan manis.(*)
Editor : Heri Sugiarto