Green Force bertekad bangkit setelah gagal meraih kemenangan di kandang Persik Kediri pada Senin (5/5) lalu.
Kini, skuad asuhan Paul Munster membidik tiga poin penting untuk menjaga peluang finis di posisi kedua klasemen, yang sekaligus membuka jalan menuju kompetisi antarklub Asia.
Persebaya saat ini menduduki peringkat ketiga dengan koleksi 54 poin, tertinggal tiga angka dari Dewa United di posisi kedua. Kemenangan atas Semen Padang menjadi harga mati bagi Bajol Ijo.
Fokus Cetak Gol dan Clean Sheet
Pelatih Persebaya, Paul Munster, menegaskan bahwa timnya akan tampil agresif dan fokus mencetak gol. Ia mengungkapkan bahwa rendahnya konversi peluang menjadi gol masih menjadi pekerjaan rumah utama.
"Kami fokus menyerang dan mencetak gol karena kami berjuang untuk posisi kedua. Dalam pertandingan mendatang, kami harus menang," tegas Munster saat sesi latihan di Stadion Gelora 10 November.
Dalam empat laga terakhir, Persebaya hanya mencetak enam gol dari total 48 tembakan, di mana 21 di antaranya tepat sasaran.
Untuk mengatasi hal tersebut, latihan difokuskan pada penyelesaian akhir, kombinasi serangan, dan duel satu lawan satu dengan kiper.
"Ada sejumlah peluang yang kami lewatkan begitu saja. Ketika mendapatkan peluang, kami harus memanfaatkannya," ujar Munster. "Kami tidak boleh bermain-main dengan penyelesaian akhir kami," tandasnya.
Persebaya dipastikan kehilangan bek andalan Slavko Damjanovic yang masih menjalani hukuman akibat kartu merah. Namun, Munster tetap percaya para pemain lainnya mampu tampil solid.
“Mentalitas kami adalah clean sheet,” imbuhnya.
Bek kiri Persebaya, Ardi Idrus, juga menyuarakan semangat tinggi tim. "Ini laga penting buat kami, dan kami ingin menang di hadapan Bonek dan Bonita," ucapnya.
Kabau Sirah Incar Kejutan dan Bertahan di Liga 1
Sementara itu, Semen Padang FC datang ke Surabaya dengan modal tiga kemenangan beruntun atas PSIS Semarang (3-2), Persija Jakarta (2-0), dan Madura United (2-1).
Tim Kabau Sirah saat ini berada di posisi ke-16 klasemen dengan 31 poin — hanya satu strip dari zona aman.
Sayangnya, Semen Padang tidak akan didampingi langsung pelatih kepala Eduardo Almeida yang harus absen akibat akumulasi kartu kuning.
Asisten pelatih Luis Braganca akan mengambil alih peran di pinggir lapangan.
"Kami sudah menggelar sejumlah persiapan untuk bisa memenangkan pertandingan nanti malam. Kami juga sudah mempelajari kelemahan lawan dan kami siap untuk memanfaatkannya menjadi peluang," ungkap Braganca.
Ia menegaskan bahwa tim sangat siap meskipun laga diprediksi berat.
"Kami sedang dalam posisi sulit maka daripada itu kami ingin mencari poin penuh berikutnya agar bisa tetap bertahan di Liga 1. Pertandingan nanti malam tentu tidak akan berjalan mudah tetapi kami sangat siap dan percaya diri."
Gelandang Semen Padang, Ricky Ariansyah, turut menyuarakan ambisi tinggi timnya.
"Target kami tetap tiga poin agar bisa bertahan di Liga 1. Setiap laga sekarang adalah final bagi kami," tegasnya.
Jika mampu mencuri poin penuh dari kandang Persebaya, Semen Padang berpeluang naik ke posisi ke-13 klasemen, tergantung hasil tim-tim lain seperti Madura United dan Persis Solo.
Catatan Pertemuan dan Jadwal Sisa
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat. Tiga pertemuan terakhir antara Persebaya dan Semen Padang selalu berakhir imbang.
Green Force tentu ingin menghindari kesalahan serupa seperti saat menghadapi Persik, ketika keunggulan 3-2 sirna akibat kelengahan di lini belakang.
Semen Padang sendiri masih menyisakan dua laga penting usai lawatan ke Surabaya, yaitu menjamu Persik Kediri di Stadion H Agus Salim (18/5) dan menghadapi Arema FC di Stadion Soepriadi, Blitar (25/5).(*)
Editor : Heri Sugiarto