Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

MU Finalis Liga Europa Tapi Terpuruk di Premier League, Ruben Amorim Malu!

Heri Sugiarto • Senin, 12 Mei 2025 | 18:31 WIB

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim. (Foto: Instagram @manchesterunited)
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim. (Foto: Instagram @manchesterunited)
PADEK.JAWAPOS.COM-Performa buruk Manchester United di Premier League berlanjut pada Minggu (11/5) usai kalah 0-2 dari West Ham United di Old Trafford.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi pasukan Ruben Amorim yang baru saja merayakan tiket ke final Liga Europa.

Meski sukses menyingkirkan Athletic Bilbao lewat kemenangan agregat mencolok 7-1 di semifinal – termasuk kemenangan 4-1 di leg kedua pada Kamis lalu – United kembali gagal meneruskan performa apik Eropa mereka ke kompetisi domestik.

Dua gol dari Tomas Soucek dan Jarrod Bowen memastikan kemenangan pertama West Ham di Old Trafford sejak tahun 2007.

Kemenangan ini juga mengakhiri rekor tanpa kemenangan The Hammers dalam sembilan pertemuan terakhir melawan Manchester United di Premier League.

Bagi United, ini adalah kekalahan ke-17 dari 36 pertandingan liga musim ini — yang membuat mereka terpuruk di peringkat ke-16 klasemen sementara.

Ironisnya, MU hanya unggul satu poin dari Tottenham Hotspur di peringkat ke-17, yang juga akan dihadapi dalam final Liga Europa pada 21 Mei mendatang di Bilbao, Spanyol.

Ruben Amorim, pelatih yang menggantikan Erik ten Hag pada November lalu, tak mampu menyembunyikan rasa kecewa dan frustrasinya.

“Bagi saya, yang paling mengkhawatirkan adalah perasaan bahwa semuanya baik-baik saja dan orang berkata, ‘tidak apa-apa, kami tidak bisa banyak berubah di klasemen’,” ujar Amorim.

Pelatih berusia 40 tahun itu menilai mentalitas tim saat ini jauh dari standar klub besar seperti Manchester United.

“Inilah masalah terbesar saat ini di klub kami, karena kami mulai kehilangan rasa sebagai klub besar. Ini adalah perasaan paling berbahaya di klub sebesar ini.”

United belum pernah menjuarai Premier League sejak pensiunnya Sir Alex Ferguson pada tahun 2013. Keterpurukan ini membuat Amorim secara terbuka mengakui rasa malu dan sulitnya menerima kenyataan performa tim saat ini.

“Bagaimana seharusnya seorang pelatih Manchester United merasa soal ini? Malu. Dan sangat sulit untuk menerima itu," ungkapnya.

Meskipun tengah bersiap menghadapi final Eropa, Amorim menegaskan bahwa keberhasilan di kompetisi kontinental tak dapat menutupi persoalan serius di tubuh tim.

“Semua orang memikirkan final... tapi kami punya hal yang lebih penting. Kami harus mengubah banyak hal di akhir musim,” ujarnya.

Dengan hanya enam kemenangan liga sejak dirinya mengambil alih kursi pelatih, Amorim bahkan mulai meragukan keberlanjutan perannya di klub jika tidak ada perubahan mendasar.

“Saya tidak ingin bicara soal pemain. Saya bicara soal diri saya sendiri, soal budaya di klub, dan budaya di tim ini. Kami harus mengubah itu.”

“Kami harus kuat dan berani di musim panas, karena kami tidak ingin mengalami musim seperti ini lagi. Jika kami memulai musim berikutnya seperti ini dan perasaan ini tetap ada, maka kami harus memberikan kesempatan bagi orang lain,” tutupnya.

Kekalahan dari West Ham memperbesar tekanan bagi manajemen Setan Merah untuk melakukan evaluasi besar-besaran di akhir musim, termasuk menentukan masa depan Amorim yang kini mulai gamang.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#manchester united #West Ham kalahkan MU #Ruben Amorim #Hasil Liga Inggris Hari Ini #Final Liga Europa 2025 #MU vs tottenham #MU kalah di Old Trafford