Gol kemenangan dari pemain asal Ghana, Ibrahim Sulemana di babak kedua mengunci posisi ketiga klasemen bagi tim asuhan Gian Piero Gasperini.
Ini kali kelima dalam tujuh musim terakhir Atalanta berlaga di Liga Champions. Kemenangan klub asal Bergamo atas Roma menjadi momen krusial untuk mengamankan target utama musim ini.
Atalanta membuka keunggulan sejak menit ke-9 lewat aksi Ademola Lookman. Berawal dari tusukan Charles De Ketelaere di sisi kanan, pemain Belgia itu mengirim umpan silang mendatar yang disambut Lookman dengan penyelesaian klinis ke tiang jauh.
Gol ini juga menjadi gol ke-100 Atalanta di semua kompetisi musim ini.
Roma sempat membalas pada menit ke-31 melalui Bryan Cristante yang mencetak gol penyama dengan sundulan flick memanfaatkan bola dari situasi bola mati. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.
Babak kedua berjalan lebih berhati-hati. Namun momen panas terjadi ketika wasit sempat menunjuk titik putih untuk Roma setelah insiden antara Mario Pasalic dan Manu Kone di kotak penalti Atalanta.
Setelah meninjau VAR, keputusan tersebut dianulir, memicu protes keras dari kubu Roma.
Gol penentu lahir di menit ke-76. Ibrahim Sulemana, yang masuk dari bangku cadangan, melepas tembakan rendah dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung kiper Roma, Mile Svilar.
Gol itu sempat diperiksa VAR karena dugaan offside, namun akhirnya dinyatakan sah.
Laga berakhir panas, terutama usai peluit panjang dibunyikan. Pelatih Roma Claudio Ranieri menerima kartu kuning karena memprotes keras keputusan wasit soal penalti yang dibatalkan.
Dalam wawancara bersama DAZN, Ranieri meluapkan kekesalannya.
“Saya hanya ingin tahu, itu penalti atau bukan? Mereka selalu bilang VAR hanya intervensi jika ada kesalahan yang jelas. Tapi di situ terlihat jelas Pasalic salah melakukan tekel dan mengenai lutut pemain saya,” ujar Ranieri kepada awak media.
Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Roma di Serie A sejak Desember lalu, ketika takluk dari Como.
Rekor 19 pertandingan tak terkalahkan milik Giallorossi akhirnya terhenti di Gewiss Stadium.
Kini Roma tertahan di posisi keenam klasemen dengan 63 poin dan secara virtual hanya berpeluang lolos ke UEFA Conference League musim depan.
Roma tertinggal dari Juventus (68 poin) dan Lazio (67 poin) dengan dua laga tersisa.
Sebaliknya, Atalanta kokoh di posisi ketiga dengan 71 poin, unggul tujuh angka dari Juventus dan Lazio.
La Dea (Sang Dewi) akan melawat ke markas Genoa pada akhir pekan ini sebelum menutup musim menjamu Parma.(*)
Editor : Heri Sugiarto