Pertandingan yang dimulai pukul 15:30 WIB ini menjadi penentu nasib Semen Padang dalam upaya bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Duel ini mempertemukan Semen Padang FC, tim peringkat ke-15 klasemen sementara dengan 32 poin, melawan Persik Kediri yang menempati posisi ke-12 dengan 40 poin.
Kedua tim memiliki motivasi berbeda, namun sama-sama mengincar poin penuh.
Bagi Semen Padang, laga ini adalah partai hidup-mati. Kabau Sirah hanya unggul satu poin dari zona degradasi, sehingga kekalahan bisa membuat mereka terjerumus ke posisi yang mengancam eksistensi di Liga 1 musim depan.
“Kami tahu kami masih di atas zona merah, tapi ini belum berakhir. Masih ada dua pertandingan dan kami harus terus melaju,” ujar Alhassan Wakaso, gelandang Semen Padang asal Ghana.
Pertandingan akan digelar pada Minggu, 18 Mei 2025, di Stadion Haji Agus Salim, Padang. Ini menjadi laga kandang terakhir Semen Padang musim ini, yang kemungkinan disaksikan penuh oleh para suporter.
Dukungan Khusus
Laga ini mendapat perhatian khusus dari tokoh Sumbar dan Nasional. Penasihat Semen Padang, Andre Rosiade turut hadir di stadion dan secara khusus mengajak menantunya, pemain timnas Indonesia Pratama Arhan yang saat ini memperkuat klub Thailand, Bangkok United, untuk ikut menyaksikan langsung pertandingan.
Tak hanya itu, Andre juga mengundang Wakil Gubernur Sumatra Barat, Vasco Ruseimy, sebagai bentuk dukungan moral pemprov kepada tim Kabau Sirah.
"Ya, semoga Semen Padang lolos degradasi. Aamiin," ucap Pratama Arhan saat berkunjung bersama mertuanya, Andre Rosiade ke kediaman Wagub Vasko Ruseimy, kemarin.
Persik Siapkan Taktik Raih 3 Poin
Sementara itu, Persik Kediri datang dengan kepercayaan diri tinggi. Dengan koleksi 40 poin, Macan Putih aman dari zona degradasi, namun masih berambisi memperbaiki posisi di klasemen.
“Away ke Padang bukan untuk jalan-jalan. Para pemain harus berjuang meraih poin agar memperbaiki posisi di klasemen. Taktik dan strategi untuk meraih poin penuh sudah kami siapkan,” tegas pelatih Divaldo Alves.
Dalam pertemuan terakhir pada 21 Desember 2024, Persik Kediri mengalahkan Semen Padang 3-1. Catatan itu menjadi modal psikologis bagi Macan Putih untuk kembali tampil percaya diri di tanah Minang.(*)
Editor : Heri Sugiarto