Laga ini menandai kembalinya sang kapten Lionel Messi setelah tujuh bulan absen, sekaligus menjadi kesempatan bagi pelatih Lionel Scaloni melakukan rotasi besar akibat banyaknya pemain yang tidak tersedia.
Argentina saat ini memimpin klasemen kualifikasi dengan 31 poin hasil dari tiga kemenangan beruntun. Mereka sudah memastikan satu tempat di putaran final Piala Dunia 2026.
Sebaliknya, Chile berada di posisi juru kunci klasemen dengan hanya mengoleksi 10 poin dan baru meraih dua kemenangan.
Kekalahan dari Argentina berpotensi membuat La Roja absen di Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Messi terakhir kali membela Albiceleste pada November tahun lalu saat menang 1-0 atas Peru. Ia kemudian absen di dua pertandingan Maret lalu karena cedera otot.
Kehadirannya kali ini menjadi dorongan moral besar bagi tim yang akan tampil tanpa sejumlah pemain utama.
Tiga nama dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning yakni Nicolas Otamendi, Enzo Fernandez, dan Leandro Paredes. Selain itu, Nicolas Gonzalez tidak bisa bermain akibat kartu merah saat menghadapi Uruguay.
Gelandang serang Giovani Lo Celso juga dilaporkan mengalami masalah otot dan kemungkinan besar tidak akan tersedia untuk dua laga internasional bulan ini.
Pelatih Lionel Scaloni mengonfirmasi bahwa akan ada banyak perubahan, khususnya di lini tengah. Ia ingin memberi kesempatan kepada para pemain muda untuk mendapatkan menit bermain bersama tim nasional senior.
“Akan ada banyak perubahan, beberapa karena terpaksa, dan lainnya karena kami ingin mencoba pemain baru. Kami ingin melihat bagaimana mereka beradaptasi dan berkembang,” ujar Scaloni.
Tiga pemain lokal dipanggil ke tim nasional yakni Kevin Lomonaco (Tigre), Mariano Troilo (Belgrano), dan Franco Mastantuono (River Plate). Ketiganya merupakan pemain muda yang telah lama dipantau tim pelatih.
Scaloni menegaskan bahwa para pemain itu mendapat panggilan bukan karena kedaruratan, melainkan karena performa yang menjanjikan di level klub.
Terkait kondisi Lionel Messi, Scaloni belum memastikan apakah sang megabintang yang bermain di Inter Miami akan menjadi starter menghadapi Chile.
“Kami masih memantau kondisi fisiknya. Messi dalam keadaan baik dan siap bermain, tapi kami juga ingin mencoba opsi lain. Keputusan akan diambil jelang pertandingan,” jelasnya.
Lautaro Martinez yang baru saja tampil di final Liga Champions bersama Inter Milan juga telah bergabung.
Scaloni mengatakan bahwa ia memang memberikan waktu istirahat beberapa hari, terlepas dari hasil pertandingan final tersebut.
Kembalinya Angel Di Maria ke klub masa kecilnya, Rosario Central, juga mendapat respons positif dari Scaloni.
“Itu kabar yang membahagiakan. Di Maria adalah idola banyak orang, dan kembalinya ke sepak bola Argentina sangat positif,” ujarnya.
Scaloni juga mengomentari calon lawannya, Chile, yang kini ditangani oleh pelatih Ricardo Gareca.
“Seperti biasa, tim Gareca bermain dengan sangat baik. Mereka tidak layak kalah saat melawan Paraguay. Chile tetap tim yang kuat dan berbahaya, apalagi dalam situasi mereka yang butuh poin,” katanya.
Sementara itu, satu laga uji coba telah dikonfirmasi oleh federasi: Argentina dijadwalkan menghadapi Angola dalam agenda internasional mendatang. Namun, laga melawan tim-tim Eropa belum bisa terwujud pada tahun ini.
Argentina akan menghadapi Chile di Stadion Nasional Santiago, kemudian menjamu Kolombia di Stadion Monumental pada Rabu (11/6/2025) pukul 07:00 WIB.(*)
Editor : Heri Sugiarto