Kemenangan ini kembali diinspirasi oleh aksi gemilang dua pemain remajanya, Lennart Karl dan Jonah Kusi-Asare, yang sama-sama mencatatkan nama mereka di papan skor.
Hasil ini menjadi modal krusial bagi skuad asuhan Vincent Kompany yang hanya memiliki waktu empat hari sebelum menghadapi laga pembuka musim melawan VfB Stuttgart di ajang Piala Super Franz Beckenbauer.
Baca Juga: Final Piala Super Eropa 2025: PSG vs Tottenham, Drama Kiper dan Debut Pelatih Baru
Aksi Gemilang Duo Remaja Jadi Kunci
Bayern menunjukkan dominasinya sejak awal, dan duo pemain mudanya menjadi pembeda utama di babak pertama.
Pada menit ke-21, Lennart Karl membuka keunggulan melalui sebuah tendangan jarak jauh yang spektakuler, mengulang performa impresifnya seperti saat melawan Tottenham Hotspur.
Winger berusia 17 tahun itu kemudian berganti peran menjadi arsitek gol lima menit kemudian.
Pada menit ke-26, umpan presisi dari Karl berhasil dikonversi menjadi gol oleh Jonah Kusi-Asare lewat sebuah penyelesaian akhir yang berkelas.
Baca Juga: Josal FC U-17 Juara Soeratin Sumbar 2025, Gusti Anugrah Kusuma Sabet Top Skorer
Bagi penyerang asal Swedia tersebut, ini adalah gol keduanya dalam dua laga pramusim secara beruntun.
Eksperimen Kompany Jelang Piala Super
Menghadapi laga ini, pelatih Vincent Kompany melakukan banyak perubahan dalam susunan pemainnya. Ia menurunkan tim eksperimental dengan Serge Gnabry yang dipercaya mengemban tugas sebagai kapten.
Tim juara bertahan Bundesliga ini sempat mendapat ancaman di awal laga dari pemain pinjaman mereka sendiri, Jonathan Asp Jensen, namun tembakannya masih melebar dari gawang.
Setelah itu, Bayern sepenuhnya mengambil alih kendali permainan. Sebelum gol tercipta, Gnabry juga sempat menguji ketangguhan kiper Justin Hammel.
Dominasi Bayern dan Peluang yang Terbuang
Tim tuan rumah, Grasshopper, berhasil mencetak gol balasan pada menit ke-51 melalui aksi Loris Giandomenico.
Namun, gol tersebut tidak mempengaruhi mental para pemain Bayern. Mereka tetap tenang dan terus mendominasi penguasaan bola.
Bayern bahkan nyaris menambah keunggulan. Sebuah kombinasi antara pemain pengganti, Joshua Kimmich dan Dayot Upamecano, hampir berbuah gol ketiga, tetapi tendangan voli Upamecano masih digagalkan oleh mistar gawang.
Pemain baru Luis Díaz juga harus menunda gol debutnya setelah gagal dalam dua kesempatan emas, termasuk saat gagal menyambut umpan matang dari Harry Kane.
Baca Juga: Dua Timnya Juara Soeratin Regional Sumbar, H Arisal Aziz: Selamat, Kita Tatap Fase Nasional
Pemain asal Kolombia itu akan memiliki peluang berikutnya untuk mencetak gol saat Bayern memburu trofi pertama musim 2025/26 di Stuttgart. (*)
Editor : Heri Sugiarto