Pada laga di GOR Prayoga, Rabu (20/8) malam, tim putra Don Bosco tampil dominan dengan mengalahkan SMAN 7 Padang dengan skor telak 50-18.
Sebanyak 10 dari 12 penggawa yang melantai di GOR Prayoga Padang, berkontribusi dalam menyumbangkan angka.
Meski menang dengan selisih lebar, pelatih Don Bosco, Ilham Orlando, menegaskan timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah.
“Evaluasinya masih banyak ya, karena jujur DB belum menemukan formula yang tepat di dua game ini. Banyak banget celah terutama di defense. Dua game ini DB saya nilai masih bermain jelek. Mudah-mudahan besok bisa bermain lebih bagus,” jelas Ilham.
Ilham juga menyampaikan padatnya jadwal yang membuat pemain harus menjaga kondisi fisik dan mental.
“Yang pertama tentu kesehatan dulu, nutrisi, bugar, mental juga. Karena jarak antar pertandingan ini tidak ada jeda, jadi istirahat sangat penting,” tambahnya.
SMAN 7 Pulang dengan Semangat Baru
Meski kalah, SMAN 7 Padang tetap menampilkan performa yang lebih baik dibanding pertemuan sebelumnya.
Manager tim, Alwi Yardi, mengaku bangga dengan peningkatan tersebut.
“Alhamdulillah walaupun kalah, tapi setidaknya anak-anak bermain sesuai harapan. Perkembangannya jauh lebih baik. Kemarin saat uji coba dengan DB, skornya 107 lawan 20 sekian. Jadi alhamdulillah hari ini sudah ada peningkatan besar,” ujarnya.
Alwi menegaskan SMAN 7 akan fokus pada pembinaan jangka panjang.
“Evaluasi utama itu bibit. Kalau di Don Bosco, hampir 80% pemainnya sudah best player sejak SMP. Tinggal dimoles saja. Jadi untuk tahun depan, kita akan lebih selektif dalam penerimaan siswa baru, mungkin lewat jalur prestasi khusus basket,” jelasnya.
Selain faktor pemain, Alwi juga menyinggung keterbatasan fasilitas yang selama ini menjadi hambatan.
“Tahun ini lapangan sekolah sudah siap dipakai. Sebelumnya kami kesulitan karena lapangan sedang renovasi. Dengan lapangan sendiri, tahun depan bisa lebih fokus,” pungkasnya.(mg7/mg10/yud)
Editor : Heri Sugiarto