Chicago memimpin lebih dulu pada menit ke-10 melalui sundulan D’Avilla dari sepak pojok yang dieksekusi Haile-Selassie.
Pada menit ke-31, Dean menggandakan keunggulan melalui serangan balik cepat setelah menerima umpan dari Kouame.
Inter Miami yang diperkuat Lionel Messi, memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-39 melalui Aviles, memanfaatkan rebound dari kiper Chicago, Brady.
Chicago kembali menjauhkan jarak menjadi 3-1 pada menit ke-43. Gol ini dicetak Kouame setelah memanfaatkan kesalahan lini tengah Miami.
Babak pertama berakhir dengan keunggulan Chicago 3-1, meski Inter Miami lebih banyak menguasai bola.
Memasuki babak kedua, Luis Suárez mencetak dua gol pada menit ke-57 dan 74 untuk Inter Miami, menyamakan skor menjadi 3-3.
Chicago kembali unggul pada menit ke-80 melalui gol Reynolds, hasil kombinasi serangan De Cuypers dan Pineda.
Brian Gutiérrez menutup kemenangan Chicago dengan gol spektakuler pada menit ke-83 dari luar kotak penalti, memastikan skor akhir 5-3.
Kemenangan ini menjadi kemenangan tandang ke-9 Chicago Fire musim ini, memecahkan rekor klub, sekaligus memastikan tim tampil di postseason untuk ke-14 kalinya sejak debut 1998 dan pertama kali sejak 2017.
Inter Miami kini berharap Philadelphia Union, pemimpin Wilayah Timur, kehilangan poin di dua pertandingan berikutnya untuk tetap bersaing memperebutkan Supporters’ Shield.
Jadwal selanjutnya Chicago Fire akan menjamu Toronto FC pada Minggu, 5 Oktober 2025, sementara Inter Miami menghadapi New England Patriots pada hari yang sama.(*)
Editor : Heri Sugiarto