Leverkusen memulai pertandingan dengan tekanan tinggi. Kiper Mark Flekken tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan terhadap tembakan Nathan Ake pada menit kelima.
Ernest Poku sempat mengancam gawang City, sebelum Grimaldo membuka skor lewat serangan balik cepat yang melibatkan Malik Tillman dan Christian Kofane.
Peluang Manchester City Tertahan oleh Flekken
Menjelang akhir babak pertama, kesalahan Ibrahim Maza memberi peluang bagi Tijjani Reijnders, namun Flekken kembali tampil solid.
Pep Guardiola melakukan tiga pergantian pemain di babak kedua untuk meningkatkan serangan, namun Leverkusen menambah keunggulan pada menit 54. Maza melepaskan umpan silang yang diselesaikan Schick dengan sundulan keras, menjebol gawang James Trafford.
Kesempatan lain bagi City datang melalui Savinho, tetapi eksekusinya meleset dari jarak dekat. Guardiola kemudian menurunkan Erling Haaland untuk mengejar gol, namun Leverkusen bertahan hingga akhir pertandingan.
Respons Pelatih
Pelatih kepala Leverkusen, Kasper Hjulmand mengaku sangat senang dan bangga dengan para pemainnya. "Kami bermain persis seperti yang kami inginkan. Kami bermain dengan keberanian dan tenang saat menguasai bola ketika diperlukan. Tentu saja, kami juga membutuhkan sedikit keberuntungan dan kiper yang bagus," ujarnya kepada TNT Sports usai laga.
Tentang penampilan Mark Flekken, Hjulmand memujinya. "Saya melihat dia meningkat dari pertandingan ke pertandingan, dari sesi latihan ke sesi latihan. Dia berusaha belajar. Anda sebenarnya tidak terlalu menyadari kemampuannya bermain dengan kaki. Dia sangat nyaman menguasai bola. Tetapi tentu saja, hari ini dia juga melakukan penyelamatan yang sangat menentukan. Jadi Mark bermain fantastis, dan saya sangat senang untuknya karena dia bekerja sangat keras setiap hari," jelas Hjulmand.
Sementara itu, Pep Guardiola, Pelatih Manchester City, mengatakan, ini bukan penampilan yang diharapkan timnya. Meski memiliki lebih banyak peluang dibandingkan Leverkusen, tapi sebagian besar hanyalah peluang setengah jadi.
"Saya harus bertanggung jawab sepenuhnya. Meski begitu, saya tetap berpikir bahwa para pemain yang memulai pertandingan adalah pemain-pemain luar biasa, tetapi kami kehilangan sesuatu yang kami butuhkan di level tertinggi. Ini kesempatan yang luar biasa, dan sekarang kami harus berjuang di pertandingan-pertandingan berikutnya," katanya.
Statistik dan Prestasi Tim
Kemenangan ini membawa Bayer Leverkusen ke posisi 13 klasemen fase grup, menempatkan mereka pada jalur playoff babak knockout.
Tim asuhan Kasper Hjulmand ini hanya kalah tiga kali dalam 21 pertandingan UEFA terakhir. Kemenangan ini menjadi yang ke-50 bagi klub Jerman di sejarah kompetisi Eropa.
Schick mencetak gol berturut-turut di dua pertandingan Liga Champions untuk pertama kalinya, sementara Grimaldo telah mengoleksi delapan gol kompetitif musim ini.
Hjulmand membukukan 10 kemenangan dari 14 pertandingan kompetitif bersama Leverkusen, dengan dua kali kalah dan tiga imbang.
Kemenangan tandang ini menjadi yang pertama Leverkusen di Inggris sejak 2016/2017, saat menaklukkan Tottenham Hotspur 1-0 di fase grup Liga Champions.
Dengan hasil ini, Bayer Leverkusen semakin dekat memastikan satu tiket babak 16 besar, dengan sisa laga menghadapi Newcastle United, Olympiacos, dan Villarreal.(*)
Editor : Heri Sugiarto